ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN — Aktivitas membakar sisa rumput pakan ternak yang ditinggalkan begitu saja diduga menjadi pemicu kebakaran rumah warga di Dukuh Penajung, Desa Tunjungseto, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen.
Rumah milik Sodirin (70) terbakar pada Jumat (18/9/2026) malam. Bangunan berukuran sekitar 7 x 8 meter itu beserta sejumlah barang di dalamnya mengalami kerusakan akibat dilalap api.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 23.00 WIB setelah seorang tetangga melihat api membesar dari bagian dapur.
"Saksi melihat api sudah membesar di bagian dapur, kemudian berteriak meminta pertolongan warga," kata AKBP Putu, Sabtu (19/9/2026).
Api Diduga Berasal dari Dapur
Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan, api diduga bermula ketika Ngadnan (26), anak korban, membakar sisa rumput pakan ternak di dapur sekitar pukul 19.00 WIB.
Usai membakar sampah tersebut, Ngadnan meninggalkan rumah untuk bekerja. Diduga masih terdapat bara yang kemudian merambat hingga memicu kebakaran beberapa jam kemudian.
Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya melakukan pemadaman. Namun, usaha tersebut menghadapi kendala karena rumah berada cukup jauh dari sumber air.
Kobaran api akhirnya membesar dan melalap rumah beserta isinya. Sejumlah hewan ternak, termasuk ayam, kelinci, dan bebek, juga ikut terdampak.
Tak Ada Korban Jiwa
Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, personel Polsek Kutowinangun bersama Babinsa dan Pemerintah Desa Tunjungseto mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengumpulkan keterangan saksi.
Polisi menduga kebakaran terjadi akibat kelalaian setelah aktivitas pembakaran sampah tidak dipastikan benar-benar padam.
Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat lebih berhati-hati ketika menggunakan api di sekitar rumah.
"Api yang awalnya kecil dapat menjadi besar apabila ditinggalkan tanpa pengawasan. Pastikan bara benar-benar padam sebelum ditinggalkan," ujar AKBP Putu. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.