ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Matahari memang menjadi sumber cahaya dan energi bagi kehidupan. Namun, bukan berarti seseorang bisa menatap langsung ke arahnya dengan mata telanjang.
Kebiasaan menatap matahari secara langsung, bahkan dalam waktu singkat, dapat membahayakan mata. Paparan cahaya matahari yang sangat kuat dapat mencapai retina dan menyebabkan kerusakan pada bagian mata yang berperan penting dalam penglihatan.
Kondisi tersebut dikenal sebagai solar retinopathy, yakni kerusakan retina akibat paparan cahaya intens seperti sinar matahari.
Kerusakan Tidak Langsung Terasa
Seseorang mungkin baru menyadari adanya gangguan penglihatan setelah beberapa waktu. Gejalanya dapat berupa pandangan kabur, muncul titik gelap di tengah penglihatan, sulit melihat detail, hingga perubahan pada persepsi warna.
Baca juga: Rutin Makan Buah Setiap Pagi? Ini yang Bisa Terjadi pada Tubuh
Risikonya semakin besar ketika seseorang sengaja menatap matahari dalam waktu lama, termasuk saat terjadi gerhana matahari.
Kacamata Biasa Tidak Cukup
Saat berada di bawah terik matahari, menggunakan kacamata hitam memang dapat membantu mengurangi paparan cahaya yang menyilaukan. Namun, kacamata hitam biasa tidak dirancang untuk digunakan menatap matahari secara langsung.
Jika ingin mengamati matahari, termasuk ketika terjadi gerhana, diperlukan pelindung mata khusus yang memenuhi standar keselamatan untuk pengamatan matahari.
Jangan Menunggu Mata Terasa Sakit
Baca juga: Telinga Terasa Kotor Langsung Dikorek? Hati - hati, Cutton Bud Bisa Bikin Masalah
Berbeda dengan beberapa bagian tubuh lainnya, retina tidak memiliki mekanisme yang membuat seseorang langsung merasakan sakit ketika mengalami paparan cahaya berlebihan.
Karena itu, jangan menjadikan “tidak terasa sakit” sebagai tanda bahwa mata aman.
Menatap matahari secara langsung bukan sekadar membuat mata silau. Paparan cahaya yang sangat kuat dapat menyebabkan cedera pada retina dan berpotensi mengganggu penglihatan.
Jika setelah menatap matahari muncul pandangan kabur, titik atau area gelap pada penglihatan, distorsi, atau perubahan penglihatan, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter mata. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.