ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Minum air putih setelah berolahraga menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu tubuh kembali mendapatkan cairan yang hilang. Namun, muncul anggapan bahwa minum air dingin setelah olahraga juga dapat membuat tubuh membakar kalori lebih cepat.
Air dingin memang membuat tubuh harus menyesuaikan suhu cairan yang masuk agar mendekati suhu tubuh. Proses tersebut membutuhkan energi dalam jumlah tertentu. Akan tetapi, efek pembakaran kalorinya relatif kecil sehingga tidak bisa dijadikan cara utama untuk menurunkan berat badan.
Meski begitu, air dingin tetap memiliki manfaat setelah olahraga, terutama ketika tubuh dalam kondisi panas akibat aktivitas fisik.
Saat berolahraga, tubuh mengeluarkan cairan melalui keringat. Jika cairan yang hilang tidak segera digantikan, tubuh dapat mengalami dehidrasi yang ditandai dengan rasa haus, lemas, pusing hingga penurunan kemampuan fisik.
Minum air setelah olahraga membantu menggantikan cairan tersebut. Suhu air dapat disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing orang.
Baca juga: Kemenkes Kirim 500 Ribu Masker per Provinsi dan Siapkan Rumah Oksigen
Pada sebagian orang, air dingin terasa lebih menyegarkan setelah melakukan aktivitas fisik. Rasa segar tersebut juga dapat membuat seseorang lebih mudah meningkatkan asupan cairan setelah berolahraga.
Benarkah Air Dingin Membakar Lebih Banyak Kalori?
Tubuh memang menggunakan sedikit energi untuk menghangatkan air dingin hingga mendekati suhu tubuh. Secara teori, proses ini membuat tubuh membakar sejumlah kalori. Namun, jumlahnya tidak signifikan.
Artinya, minum beberapa gelas air dingin setelah berolahraga tidak akan secara drastis meningkatkan pembakaran kalori. Jika tujuan utamanya adalah menurunkan berat badan, faktor yang jauh lebih berpengaruh adalah aktivitas fisik, pola makan, kualitas tidur dan keseimbangan kalori secara keseluruhan.
Jadi, anggapan bahwa air dingin dapat membuat lemak terbakar jauh lebih cepat sebaiknya tidak dipahami secara berlebihan.
Baca juga: Kemenkes Temukan 1,6 Juta Orang Terindikasi Gangguan Penglihatan dari Skrining CKG
Setelah olahraga, suhu tubuh biasanya meningkat. Air dingin dapat memberikan sensasi menyegarkan ketika diminum setelah aktivitas fisik.
Bagi orang yang berolahraga dalam cuaca panas, minum air yang terasa dingin juga dapat membantu membuat proses rehidrasi terasa lebih nyaman. Yang terpenting bukan hanya suhu air, tetapi memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi.
Jika ingin menurunkan berat badan, minum air dingin sebaiknya hanya dianggap sebagai bagian kecil dari kebiasaan sehat, bukan metode pembakaran lemak. Olahraga seperti berjalan cepat, berlari, bersepeda, berenang atau latihan kekuatan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap penggunaan energi tubuh.
Selain itu, mengganti minuman manis dengan air putih juga dapat membantu mengurangi asupan kalori harian. Dengan demikian, minum air dingin setelah olahraga boleh dilakukan jika terasa nyaman dan menyegarkan. Namun, jangan berharap suhu air saja mampu membuat kalori terbakar jauh lebih cepat.
Kunci penurunan berat badan tetap berada pada kombinasi aktivitas fisik yang konsisten, pola makan seimbang dan kebiasaan hidup sehat. (*)
Baca juga: Olahraga Sebelum Sarapan, Benarkah Lebih Ampuh Membakar Lemak? Ini Faktanya
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.