ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Olahraga menjadi salah satu cara menjaga kebugaran tubuh sekaligus membantu menurunkan berat badan. Namun, sebagian orang memilih berolahraga pada pagi hari sebelum sarapan karena percaya kebiasaan ini lebih efektif membakar lemak.
Olahraga dengan perut kosong atau fasted exercise memang dapat membuat tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi dalam proporsi lebih besar selama latihan.
Ketika seseorang berolahraga sebelum sarapan, tubuh menggunakan energi dari cadangan yang tersimpan, termasuk glikogen dan lemak. Kondisi ini membuat penggunaan lemak sebagai bahan bakar dapat meningkat selama latihan.
Meski demikian, lebih banyak membakar lemak saat berolahraga tidak otomatis berarti lebih banyak kehilangan lemak tubuh dalam jangka panjang. Penurunan berat badan tetap dipengaruhi keseimbangan kalori, pola makan, aktivitas fisik, dan konsistensi menjalani gaya hidup sehat.
Bagi orang yang sehat, olahraga sebelum sarapan umumnya dapat dilakukan, terutama untuk aktivitas ringan hingga sedang seperti berjalan kaki, peregangan, yoga ringan, atau bersepeda santai. Namun, kondisi setiap orang berbeda. Sebagian orang mungkin merasa nyaman, sedangkan yang lain mengalami tubuh lemas, pusing, mual, atau gemetar.
Baca juga: Kemenkes Kirim 500 Ribu Masker per Provinsi dan Siapkan Rumah Oksigen
Risiko tersebut perlu diperhatikan, terutama jika olahraga dilakukan terlalu lama atau dengan intensitas tinggi. Latihan berat seperti lari jarak jauh, angkat beban berat, dan latihan interval intensitas tinggi membutuhkan energi yang cukup agar performa tubuh tetap terjaga.
Orang yang memiliki diabetes, menggunakan obat penurun gula darah, atau mempunyai riwayat gula darah rendah juga perlu lebih berhati-hati karena olahraga saat perut kosong dapat meningkatkan risiko gangguan gula darah.
Olahraga Sebelum atau Sesudah Sarapan, Mana Lebih Baik?
Tidak ada waktu olahraga yang paling tepat untuk semua orang. Pilihannya bergantung pada tujuan latihan, kondisi kesehatan, dan kenyamanan masing-masing.
Jika hanya ingin berjalan kaki santai pada pagi hari, berolahraga sebelum sarapan bisa menjadi pilihan selama tubuh terasa nyaman. Namun, untuk latihan berat atau berdurasi panjang, makan terlebih dahulu dapat membantu menyediakan energi yang dibutuhkan.
Baca juga: 5.500 Pelari Ramaikan AHY Run Semarang 2026
Jika muncul gejala seperti pusing, gemetar, atau lemas berlebihan, segera hentikan olahraga dan jangan memaksakan diri untuk melanjutkannya.
Olahraga dengan perut kosong tidak selalu berbahaya, tetapi juga bukan cara ajaib untuk membakar lemak lebih cepat. Kebiasaan ini dapat dilakukan oleh sebagian orang sehat, terutama untuk latihan ringan hingga sedang.
Untuk menurunkan berat badan, hal yang lebih penting adalah berolahraga secara teratur, menjaga pola makan seimbang, dan mendapatkan istirahat yang cukup.
Jadi, tidak perlu memaksakan diri berolahraga sebelum sarapan hanya demi membakar lebih banyak lemak. Pilih waktu dan jenis latihan yang membuat tubuh tetap bugar, nyaman, dan mampu beraktivitas secara konsisten. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.