MBG 2027 Tetap Sasar 72,4 Juta Penerima, Meski Anggaran Dipangkas Rp30 Triliun

Nasional
By Ariyani  —  On Sep 04, 2026
Caption Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono.(Foto : Dok. BGN).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan menjadi salah satu program utama pemerintah pada 2027. Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan program tersebut menjangkau 72.464.886 penerima manfaat, meski anggaran Bantuan Pemerintah (Banper) untuk MBG  mengalami pemangkasan sebesar Rp30 triliun.

Sebelumnya, alokasi Banper MBG ditetapkan sebesar Rp262,5 triliun. Setelah dilakukan efisiensi, anggaran tersebut menjadi Rp232,5 triliun.

Kepala BGN, Sudaryono mengatakan, pelaksanaan program pada 2027 akan mengacu pada pagu anggaran BGN sebesar Rp240,20 triliun. Menurutnya, penyesuaian anggaran tidak mengubah target jumlah penerima manfaat yang telah ditetapkan. BGN tetap membidik lebih dari 72 juta orang untuk mendapatkan manfaat program MBG.

“Dengan pagu anggaran ini, target penerima manfaat MBG Tahun 2027 adalah 72.464.886 orang,” ujar pria yang akrab disapa Mas Dar ini.

Dari jumlah tersebut, mayoritas penerima merupakan peserta didik. Totalnya mencapai 60.599.777 orang yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan. Kelompok tersebut mencakup peserta didik PAUD/RA/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK sederajat, SLB, hingga santri.

Baca juga: Kemenkes Kirim 500 Ribu Masker per Provinsi dan Siapkan Rumah Oksigen

Selain peserta didik, MBG juga menyasar kelompok yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi sejak masa awal kehidupan. BGN mencatat terdapat 11.865.109 penerima manfaat yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Anggaran BGN 2027 Capai Rp240,20 Triliun

Lebih lanjut, Sudaryono turut menjelaskan rincian pagu anggaran BGN untuk 2027. Dari total Rp240,20 triliun, sebesar Rp232,88 triliun dialokasikan untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional. Sementara Rp7,33 triliun lainnya digunakan untuk Program Dukungan Manajemen.

Porsi terbesar anggaran tersebut menunjukkan fokus BGN masih diarahkan pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui berbagai program yang telah ditetapkan, termasuk MBG.

Di tengah adanya efisiensi anggaran, BGN menyatakan akan melakukan optimalisasi sumber daya agar cakupan layanan tetap berjalan sesuai sasaran. Penguatan tidak hanya dilakukan pada pelaksanaan program di lapangan, tetapi juga mencakup tata kelola dan sistem pengawasan. BGN akan memperkuat pemantauan, rantai pasok, serta pengawasan terhadap mutu dan keamanan pangan.

Baca juga: Bansos PKH dan BPNT Kini Bisa Dicairkan di KDMP

Langkah tersebut dinilai penting agar pelaksanaan MBG tidak sekadar mengejar jumlah penerima, tetapi juga memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar mutu dan keamanan.

"Dengan dukungan anggaran tersebut, BGN menargetkan pelaksanaan MBG tetap berjalan optimal dan mampu menjangkau 72,4 juta penerima manfaat meski terjadi efisiensi anggaran sebesar Rp30 triliun pada komponen Banper," pungkasnya.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: