Iklan di Body Bus Trans Banyumas Baru Direalisasikan Tahun Depan

Tarif Diusulkan Rp30 Juta
Caption Foto : Bus Trans Banyumas akan dimanfaatkan sebagai media iklan. (Foto :Dok. Redaksi Orbit-News.com).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Pemkab Banyumas menyiapkan sejumlah skema untuk mendukung operasional Bus Trans Banyumas setelah tidak lagi mendapatkan dukungan dari APBN. Salah satu skema yang disiapkan adalah pemanfaatan body bus sebagai media iklan.

Namun, pemasangan iklan pada body Bus Trans Banyumas dipastikan belum akan direalisasikan tahun ini. Pemkab Banyumas terlebih dahulu akan melakukan penyesuaian terhadap Peraturan Daerah (Perda), khususnya terkait tarif iklan yang saat ini dinilai masih terlalu rendah.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan, pemasangan iklan pada bus idealnya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Menurutnya, perusahaan atau pihak yang memasang iklan kemungkinan tidak akan tertarik jika hanya ditawarkan untuk periode tiga hingga empat bulan.

“Pemasang iklan tidak mungkin hanya memasang iklan dalam kurun waktu 3-4 bulan, kemungkinan besar minimal 1 tahun. Sehingga jika diterapkan tarif sekarang, maka hasilnya kurang maksimal,” jelas Sadewo, Rabu (2/9/2026).

Karena itu, Pemkab Banyumas akan terlebih dahulu memperbaiki regulasi mengenai tarif iklan. Dengan tarif yang lebih ideal, pendapatan dari iklan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap biaya operasional Bus Trans Banyumas.

Baca juga: Bulan Dana PMI Banyumas Dimulai, Target Rp2,5 Miliar untuk Perkuat Aksi Kemanusiaan

“Kita akan perbaiki perdanya terlebih dahulu, supaya tarif iklannya tidak terlalu kecil, sehingga bisa mendukung operasional Trans Banyumas,” tegas Sadewo.

Tarif Iklan Body Bus Trans Banyumas Diusulkan Rp30 Juta

Sementara itu, Direktur PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun mengungkapkan, tarif iklan yang tercantum dalam Perda saat ini berada di angka Rp12 juta. Tarif tersebut sudah mencakup pemasangan iklan pada bagian luar maupun dalam bus. Menurut Ipoeng, besaran tersebut masih terlalu rendah jika dibandingkan dengan potensi pemanfaatan body Bus Trans Banyumas sebagai media promosi.

Ia menyebut, tarif ideal untuk pemasangan iklan setidaknya berada di angka Rp30 juta. Rinciannya, Rp20 juta untuk iklan pada bagian luar atau body bus dan Rp10 juta untuk iklan di bagian dalam bus.

“Kalau sesuai perda, Rp12 juta itu sudah iklan di bagian luar dan dalam bus. Idealnya, harga iklan minimal Rp30 juta,” tuturnya.

Baca juga: MTQ Nasional 2026 di Jateng: Ahmad Luthfi Bidik Sukses Tuan Rumah dan Juara

Dengan adanya revisi Perda, skema iklan tersebut diharapkan dapat diterapkan mulai tahun depan dan menjadi salah satu sumber pendapatan untuk membantu menopang operasional Bus Trans Banyumas. 

Selain mengandalkan pendapatan dari iklan, skema operasional Bus Trans Banyumas juga akan didukung melalui penyesuaian tarif penumpang. Tarif bagi pelajar yang sebelumnya Rp2.000 akan disesuaikan menjadi Rp3.000. Sementara tarif bagi masyarakat umum yang sebelumnya Rp3.900 akan menjadi Rp5.000.

Meski mengalami kenaikan, tarif baru tersebut masih dinilai relatif terjangkau dan tetap lebih murah dibandingkan tarif angkutan umum lainnya.

Penyesuaian tarif dan rencana pemanfaatan body bus sebagai media iklan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan operasional Bus Trans Banyumas setelah layanan tersebut tidak lagi mendapatkan dukungan dari APBN. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: