Caption Foto : Warung kopi di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen ludes terbakar, Kamis (23/7/2026). (Foto ; Dok. Polres Kebumen).
ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN – Sebuah warung kopi milik Dwi Rejeki (42) di Dusun Pekunden RT 01 RW 01, Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, hangus dilalap si jago merah pada Kamis (23/7/2026) dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu menghanguskan seluruh bangunan beserta isi warung. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah menerima informasi, personel Polsek Kutowinangun langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
"Hasil olah TKP sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik. Arus listrik diketahui sebelumnya tersambung dari Kantor Desa setempat. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran," jelas Kapolres.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diduga muncul akibat gangguan pada instalasi listrik sebelum akhirnya membesar dan dengan cepat melalap bangunan warung. Seluruh peralatan usaha, stok dagangan, hingga material bangunan tidak sempat diselamatkan karena kobaran api telah menyebar ke seluruh bagian bangunan.
Penanganan di lokasi dipimpin langsung Kapolsek Kutowinangun, AKP Khusen Martono bersama anggotanya. Selain melakukan olah TKP, petugas juga mendokumentasikan lokasi kebakaran dan memintai keterangan sejumlah saksi guna mendukung proses penyelidikan.
Beberapa saksi yang telah dimintai keterangan antara lain Kepala Desa Pekunden, Wahidin, serta pemilik warung, Dwi Rejeki. Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.
Waspada Potensi Kebakaran
Kapolres Kebumen juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang dipicu oleh instalasi listrik yang tidak layak atau mengalami kerusakan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan instalasi listrik terpasang sesuai standar dan segera memperbaiki apabila ditemukan kerusakan. Langkah sederhana ini dapat meminimalkan risiko kebakaran," tegas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Kapolres berharap masyarakat rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha sebagai langkah pencegahan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang dan dapat mengurangi risiko kerugian yang lebih besar. (*)