Banner Utama

UIN Saizu Purwokerto Buka Seleksi KKN Internasional 2026 di Semporna Malaysia, Siapkan 10 Mahasiswa Terbaik

Caption Foto : Zoom meeting seleksi calon peserta KKN internasional UIN Saizu Purwokerto. (Foto : Dok. UIN Saizu).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali membuka peluang bagi mahasiswa berprestasi untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan digelar di Semporna, Sabah, Malaysia. Program pengabdian lintas negara tersebut menjadi salah satu upaya kampus memperkuat pengalaman global mahasiswa sekaligus memperluas jejaring internasional.

Sebanyak 18 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi mengikuti tahapan seleksi calon peserta KKN Internasional yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih 10 peserta terbaik untuk diberangkatkan ke Semporna.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) LPPM UIN Saizu Purwokerto, Mawi Khusni Albar menegaskan, KKN Internasional bukan sekadar program pengabdian di luar negeri, melainkan bagian dari pembentukan kapasitas mahasiswa agar siap menghadapi dinamika masyarakat global.

“KKN Internasional menjadi sarana pembelajaran lintas budaya sekaligus penguatan karakter mahasiswa. Peserta yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi representasi kampus dan membawa nilai keilmuan serta keislaman dalam kehidupan masyarakat internasional,” kata Mawi.

Wawancara Langsung dengan Founder Semporna 

Baca juga: Polresta Banyumas Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Ganja, Pengedar Asal Wangon Dibekuk

Dalam proses seleksi, peserta menjalani wawancara langsung bersama Mawi Khusni Albar dan Founder Semporna Prihatin, Cik Hassan bin Unus. Beragam aspek menjadi bahan penilaian, mulai dari motivasi mengikuti program, kemampuan komunikasi, pengalaman organisasi, kesiapan mental, kemampuan akademik maupun nonakademik, hingga pemahaman terhadap konsep pengabdian masyarakat lintas negara.

Menurut Mawi, mahasiswa peserta KKN Internasional dituntut memiliki kemampuan adaptasi yang lebih tinggi dibanding peserta KKN reguler. Mereka nantinya akan berinteraksi dengan masyarakat yang memiliki latar budaya, bahasa, dan kondisi sosial berbeda.

“Mahasiswa harus mampu beradaptasi, menjaga etika, membangun kerja sama, serta memahami kebutuhan masyarakat setempat. Program ini membutuhkan kesiapan mental dan kedisiplinan yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Founder Semporna Prihatin, Cik Hassan bin Unus mengatakan, pihaknya menargetkan memilih 10 mahasiswa terbaik dari total peserta seleksi yang ada.

“Kami berharap peserta yang terpilih benar-benar siap karena nantinya akan terlibat langsung dalam aktivitas pendidikan, kegiatan sosial, hingga program pemberdayaan masyarakat di Semporna,” ungkapnya.

Baca juga: Dua Sekolah Muhammadiyah Masuk SMA Unggul Garuda 2026, Bukti Mutu Pendidikan Kian Diakui Nasional

Ia juga mengapresiasi keberlanjutan kerja sama antara UIN Saizu dengan mitra lokal di Semporna yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, terutama pada bidang pendidikan, sosial-keagamaan, dan penguatan kapasitas komunitas.

Program KKN Internasional UIN Saizu di Semporna sendiri bukan agenda baru. Tahun 2026 menjadi pelaksanaan keenam program tersebut di wilayah Semporna, Sabah, Malaysia. Mawi menilai keberlanjutan program hingga memasuki tahun keenam menjadi bukti bahwa kegiatan pengabdian mahasiswa UIN Saizu diterima masyarakat dan memberi manfaat nyata.

“Keberlangsungan program ini menunjukkan adanya kepercayaan dan hubungan yang terus terjaga. Pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut pada pembangunan jejaring internasional dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui KKN Internasional ini, UIN Saizu menargetkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di tingkat global, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi kampus dalam pengabdian berbasis kolaborasi internasional. (*)

Baca juga: Rumah di Kemranjen Banyumas Ludes Dibakar, Pelaku Diduga Anak Kandung yang Alami Gangguan Jiwa

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: