ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Karbohidrat memang menjadi sumber energi utama yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, konsumsi karbohidrat secara berlebihan ternyata dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari rasa mudah mengantuk hingga meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung.
Karbohidrat termasuk salah satu zat gizi makro yang berperan penting dalam menghasilkan energi bagi tubuh. Nutrisi ini membantu tubuh melakukan berbagai fungsi vital, seperti bernapas, bergerak, hingga berpikir. Meski demikian, asupan karbohidrat tetap harus dijaga agar tidak berlebihan maupun kekurangan.
Jika tubuh kekurangan karbohidrat, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi melalui proses ketosis yang dapat menyebabkan bau mulut, sakit kepala, dan tubuh terasa lemas. Sebaliknya, konsumsi karbohidrat yang terlalu tinggi juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Berikut sejumlah dampak kelebihan karbohidrat yang perlu diwaspadai:
1. Mudah Mengantuk Setelah Makan
Baca juga: Bolehkah Penderita Hipertensi Minum Kopi? Ini Batas Aman dan Tips Konsumsinya
Mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat seperti nasi putih, roti, atau mie dapat meningkatkan produksi hormon melatonin dan asam amino triptofan dalam tubuh. Kondisi ini membuat seseorang lebih mudah mengantuk, terutama setelah makan dalam porsi besar. Akibatnya, konsentrasi dan produktivitas saat beraktivitas bisa menurun.
2. Perut Kembung dan Tidak Nyaman
Karbohidrat yang dikonsumsi berlebihan tidak semuanya dapat dicerna dengan sempurna oleh tubuh. Sisa karbohidrat tersebut akan difermentasi oleh bakteri di usus dan menghasilkan gas berlebih. Kondisi ini dapat menyebabkan perut terasa penuh, begah, hingga kembung.
3. Tubuh Jadi Lebih Cepat Lapar
Karbohidrat akan dipecah menjadi gula yang masuk ke dalam aliran darah. Jika dikonsumsi terlalu banyak, kadar gula darah dapat melonjak dengan cepat lalu turun drastis. Perubahan gula darah yang tidak stabil inilah yang membuat seseorang lebih mudah lapar dan cenderung ingin mengonsumsi makanan manis secara berlebihan.
Baca juga: Kacang Kapri, Superfood Kaya Serat yang Bantu Cegah Diabetes dan Jaga Kesehatan Jantung
4. Meningkatkan Risiko Diabetes
Konsumsi karbohidrat berlebih dalam jangka panjang dapat meningkatkan kadar gula darah secara terus-menerus. Bila kondisi ini tidak dikendalikan, risiko terkena diabetes tipe 2 pun menjadi lebih tinggi. Terlebih jika pola makan tidak diimbangi aktivitas fisik dan gaya hidup sehat.
5. Memicu Gigi Berlubang
Karbohidrat sederhana seperti roti putih, kue manis, hingga minuman tinggi gula dapat mempercepat kerusakan gigi. Sisa gula di dalam mulut akan diubah bakteri menjadi asam yang merusak lapisan enamel gigi. Jika kebersihan mulut tidak terjaga, kondisi ini dapat menyebabkan gigi berlubang.
6. Menyebabkan Jerawat
Baca juga: Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Lonjakan gula darah akibat terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dapat memicu peningkatan hormon insulin. Hormon ini diketahui dapat merangsang produksi minyak berlebih pada kulit. Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan jerawat pun lebih sering muncul.
7. Memperbesar Risiko Penyakit Jantung
Selain meningkatkan gula darah, konsumsi karbohidrat berlebih juga dapat memicu kenaikan kolesterol jahat atau LDL. Kondisi ini berbahaya karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner hingga serangan jantung. Risiko tersebut lebih tinggi jika sumber karbohidrat berasal dari makanan olahan dan tinggi gula, seperti donat, pizza, pasta, dan roti putih.
Untuk menjaga kesehatan tubuh, masyarakat dianjurkan memilih sumber karbohidrat kompleks dibandingkan karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks lebih lambat dicerna sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan membuat kenyang lebih lama.
Sumber karbohidrat kompleks bisa diperoleh dari:
Baca juga: Manfaat Nanas untuk Kolesterol Tinggi: Bantu Turunkan Lemak Darah hingga Jaga Kesehatan Jantung
Menjaga pola makan seimbang menjadi langkah penting untuk mencegah dampak buruk kelebihan karbohidrat. Pastikan asupan harian dilengkapi protein, serat, vitamin, mineral, dan lemak sehat sesuai kebutuhan tubuh agar kesehatan tetap terjaga.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.