ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Lembaga Penelitian Pengembangan Sumber Daya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH) resmi meluncurkan platform digital interaktif di website lppslh.or.id, menandai langkah strategis menuju transformasi organisasi di tengah tantangan disrupsi yang melanda sektor LSM.
Direktur LPPSLH, Bangkit Ari Sasongko mengatakan, platform lppslh.or.id ini ditegaskan bukan sekadar pembaruan desain wajah digital atau kelengkapan etalase profil lembaga semata. Lebih dari itu, website ini merupakan wujud nyata dari revolusi cara kerja dan "model bisnis" organisasi masyarakat sipil.
“Era LSM konvensional sudah berubah. Kami tidak lagi menjadi ‘pahlawan tunggal’ tetapi berperan sebagai fasilitator yang membuka ruang kolaborasi lintas komunitas,” ujar Bangkit Ari.
Platform ini memungkinkan para aktivis, masyarakat sipil, akademisi, pemerintah, hingga donor terhubung secara langsung, berbagi data lapangan, dan merancang aksi sosial yang berdampak nyata.
Menghadapi Gelombang Disrupsi
Selanjutnya, Dr. Barid Hardiyanto dari LPPSLH, memaparkan filosofi, visi, dan fitur utama platform. Menurutnya, langkah LPPSLH ini muncul sebagai respons terhadap fenomena menurunnya kepercayaan publik terhadap LSM, serta hadirnya aktor baru seperti startup sosial, platform crowdfunding, hingga gerakan spontan di media sosial. Organisasi nirlaba, lanjutnya, kini dituntut untuk berpikir lebih terbuka dan kolaboratif.
“Platform bukan sekadar website, tetapi ekosistem interaktif yang memberi ruang bagi masyarakat untuk menciptakan nilai sendiri. LSM harus berani mendisrupsi diri sendiri sebelum disrupsi zaman menimpa,” terang Barid.
LPPSLH menekankan pergeseran paradigma dari pendekatan program satu arah menjadi platform yang menghubungkan banyak pihak. Konsep ini memberi kebebasan bagi berbagai komunitas untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, dan mengambil keputusan bersama. Filosofi ini tercermin dalam desain lppslh.or.id yang menekankan transparansi, partisipasi, dan eksekusi cepat.
Peluncuran platform juga menjadi momentum ajakan bagi seluruh elemen masyarakat sipil untuk bergabung. LPPSLH membuka partisipasi bagi pegiat sosial, kelompok petani, akademisi, startup teknologi, dan organisasi lain yang peduli pada isu keadilan sosial, pemerataan ekonomi, dan lingkungan.
“Teknologi di lppslh.or.id adalah panggung bagi masyarakat marginal, alat bagi distribusi ekonomi kerakyatan, dan perisai bagi mereka yang tertindas. Inilah bentuk nyata ‘Disruptive Justice’ di era digital,” tutup Barid.
Baca juga: Ambal Costume Carnival 2026 Meriahkan Ramadan, Ambalresmi Perkuat Identitas Desa Wisata
Dengan hadirnya lppslh.or.id, LPPSLH menjadi pionir transformasi digital LSM di Indonesia, membuktikan bahwa inovasi dan kolaborasi mampu menjawab tantangan disrupsi sekaligus memperkuat gerakan sosial di era modern.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.