ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali memperluas kiprah internasionalnya dengan memberangkatkan 12 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk mengikuti Program SEA-Teacher di Filipina. Sebagai bagian dari komitmen UMP membekali mahasiswa dengan pengalaman akademik dan budaya di tingkat global.
Baca juga: BEM FEB UMP Luncurkan Program Mitra Desa 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Pendidikan di Sunyalangu
Program SEA-Teacher merupakan skema mobilitas internasional yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa kependidikan untuk menjalani praktik mengajar, observasi sistem pendidikan, serta penguatan kompetensi pedagogik di perguruan tinggi mitra luar negeri. Tahun ini, peserta UMP berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Wakil Rektor I UMP, Saefurrohman, Ph.D., menegaskan bahwa peluang kerja sama internasional UMP terus berkembang dan terbuka luas, tidak hanya di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga ke negara-negara Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan. Menurutnya, mahasiswa perlu memanfaatkan momentum ini untuk memperkaya portofolio akademik dan profesional.
Baca juga: Mahasiswa PGSD UMP Tembus Program Internasional SEA Teacher
“Kesempatan kerja sama ke luar negeri sebenarnya sangat terbuka. Program seperti ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk menambah pengalaman dan daya saing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program SEA-Teacher yang akan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 12 Januari hingga 8 Februari 2026, merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan kompetensi mahasiswa. Pimpinan universitas, termasuk rektorat, memberikan dukungan penuh agar program internasional semakin diminati dan berkelanjutan. Melalui Biro Kerja Sama Urusan Internasional (BKUI), UMP juga terus mendorong penyesuaian skema insentif bagi mahasiswa dan dosen pendamping.
Baca juga: Kasus Kanker Anak Masih Tinggi, RSUP Sardjito dan Pemkab Cilacap Perkuat Deteksi Dini
Filipina dipilih sebagai negara tujuan karena memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia serta sistem pendidikan yang relatif adaptif terhadap mahasiswa asing. Selain itu, penggunaan bahasa Inggris dalam pembelajaran dinilai selaras dengan penguatan kompetensi mahasiswa kependidikan.
Sementara itu, Dekan FKIP UMP, Dr. Elly Hasan Sadeli, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur fakultas dan program studi yang berhasil mengirimkan 12 mahasiswa pada program internasional ini.
“Keberangkatan 12 mahasiswa dalam program SEA-Teacher menunjukkan kesiapan mahasiswa FKIP untuk belajar dan berproses di lingkungan internasional,” ungkapnya.
Ia berharap para peserta tidak hanya fokus pada praktik akademik dan mengajar, tetapi juga mampu menyerap nilai-nilai budaya, memperluas jejaring, serta membawa pulang pengalaman global yang dapat ditularkan kepada sivitas akademika UMP.
Baca juga: UIN Saizu–Kedubes Thailand Rancang Pembinaan Mahasiswa hingga Jaringan Karier Global
Dalam program ini, mahasiswa UMP akan ditempatkan di empat perguruan tinggi mitra di Filipina, yakni Mariano Marcos State University (MMSU), President Ramon Magsaysay State University (PRMSU), Nueva Ecija State University of Science and Technology (NEUST), dan Capiz State University (CAPSU).
Perwakilan mahasiswa peserta, Damar Adi Wicaksono, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester lima, menyampaikan terima kasih kepada UMP dan BKUI atas fasilitasi dan pendampingan yang diberikan sejak tahap persiapan hingga keberangkatan. Sebanyak empat mahasiswa akan mengikuti program di Mariano Marcos State University (MMSU) dengan akses kedatangan melalui Laoag Airport. Dua mahasiswa ditempatkan di President Ramon Magsaysay State University (PRMSU). Empat mahasiswa lainnya menjalani program di Nueva Ecija State University of Science and Technology (NEUST), sementara dua mahasiswa mengikuti kegiatan di Capiz State University (CAPSU) dengan titik kedatangan di Roxas City, Capiz.
Baca juga: Mahasiswa Pecinta Alam Unsoed Turun Gunung, Terlibat dalam Pencarian Pendaki Hilang di Slamet
“Program ini menjadi kesempatan bagi kami untuk meng-upgrade diri, menambah pengalaman, dan berkembang melalui pembelajaran di lingkungan internasional,” ujar Damar.
Melalui partisipasi dalam SEA-Teacher, UMP berharap mahasiswa mampu menjadi duta kampus yang membawa nilai akademik, profesionalisme, dan budaya Indonesia di kancah internasional, sekaligus memperkuat posisi UMP sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam jejaring pendidikan global.