ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS - Komitmen mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pembangunan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (BEM FEB UMP). Melalui program Mitra Desa dan Social Project 2026, BEM FEB UMP resmi memulai rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang akan berlangsung selama tujuh pekan di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas.
Program Mitra Desa dan Social Project dijadwalkan berjalan mulai 17 Januari hingga 28 Februari 2026, dengan fokus utama pada pendampingan sektor ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Sasaran kegiatan meliputi penguatan kapasitas pelaku UMKM desa, peningkatan kualitas pembelajaran di TK, serta pembinaan di TPQ yang ada di wilayah Sunyalangu.
Baca juga: Mahasiswa PGSD UMP Tembus Program Internasional SEA Teacher
Ketua Pelaksana Mitra Desa dan Social Project 2026, Muhamad Faishal Ghiffary, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan Mitra Desa ini, kami ingin menghadirkan kontribusi langsung mahasiswa dalam mendukung perkembangan UMKM serta peningkatan kualitas pendidikan di Desa Sunyalangu, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Kasus Kanker Anak Masih Tinggi, RSUP Sardjito dan Pemkab Cilacap Perkuat Deteksi Dini
Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Desa Sunyalangu, dosen FEB UMP, pelaku UMKM, pengajar TK dan TPQ, ibu-ibu PKK, serta jajaran pengurus BEM FEB UMP. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam upaya mengoptimalkan potensi lokal.
Kolaborasi Mahasiswa dan Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan
Presiden BEM FEB UMP, Sendi Prayoga, menegaskan bahwa Mitra Desa merupakan wujud nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, program ini dirancang agar memberikan dampak berkelanjutan melalui pendampingan langsung, bukan sekadar kegiatan jangka pendek.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengabdi, tetapi juga membangun relasi dan kepercayaan dengan masyarakat. Harapannya, kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Sunyalangu, khususnya dalam penguatan ekonomi dan pembinaan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: UIN Saizu–Kedubes Thailand Rancang Pembinaan Mahasiswa hingga Jaringan Karier Global
Sementara itu, Wakil Dekan III FEB UMP, Dr. Bima Cinintya Pratama, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Ia berharap ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi media bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun keagamaan. Kesempatan yang telah diberikan oleh pemerintah desa dan masyarakat harus dimanfaatkan secara optimal,” tuturnya.
Baca juga: Mahasiswa Pecinta Alam Unsoed Turun Gunung, Terlibat dalam Pencarian Pendaki Hilang di Slamet
Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Sunyalangu, Rohman Mansyur, yang menyambut baik kehadiran mahasiswa FEB UMP. Ia menilai program Mitra Desa sejalan dengan kebutuhan desa dalam menggali dan mengembangkan potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Saya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada mahasiswa FEB UMP. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan sinergis dengan masyarakat dan mampu menghadirkan inovasi serta ilmu yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan warga desa,” ungkapnya.
Baca juga: Antisipasi Libur Isra Mikraj, KAI Daop 5 Purwokerto Sediakan Lebih dari 41 Ribu Kursi Kereta Api
Melalui pelaksanaan Mitra Desa dan Social Project 2026, BEM FEB UMP menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi berkelanjutan dengan masyarakat desa. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan ekonomi, pendidikan, dan sosial yang berkelanjutan di Desa Sunyalangu.
Belum ada komentar.
Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.