ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi menyiapkan sebanyak 3.785 kursi mahasiswa baru untuk Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun Akademik 2026. Jumlah tersebut ditetapkan sebagai bagian dari strategi kampus dalam menjaga keseimbangan antara perluasan akses pendidikan dan mutu akademik.
Baca juga: BEM FEB UMP Luncurkan Program Mitra Desa 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Pendidikan di Sunyalangu
Penetapan daya tampung itu tertuang dalam Keputusan Rektor UIN Saizu Purwokerto Nomor 720 Tahun 2025 tentang Penetapan Daya Tampung Mahasiswa Baru PTKIN UIN Saizu Purwokerto Tahun 2026. Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, pada 17 Desember 2025.
“Penetapan daya tampung ini kami susun secara cermat dengan mempertimbangkan rasio dosen dan mahasiswa, kesiapan sarana prasarana, serta standar mutu pendidikan tinggi. Prinsip kami, peningkatan akses harus sejalan dengan kualitas,” ujar Prof. Ridwan.
Baca juga: Mahasiswa PGSD UMP Tembus Program Internasional SEA Teacher
Ketentuan ini menjadi dasar pelaksanaan seluruh rangkaian seleksi PMB PTKIN 2026 di UIN Saizu, yang mencakup tiga jalur utama, yakni Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN (SPAN-PTKIN), Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN), serta Jalur Mandiri yang dikelola oleh kampus.
Rektor UIN Saizu menjelaskan bahwa penentuan kuota mahasiswa baru dilakukan melalui kajian menyeluruh. Berbagai aspek menjadi pertimbangan, mulai dari ketersediaan dan rasio dosen, kapasitas ruang belajar, laboratorium, hingga kesiapan sarana pendukung akademik lainnya. Selain itu, penetapan ini juga mengacu pada peraturan perundang-undangan nasional di bidang pendidikan tinggi dan pendidikan keagamaan Islam.
Baca juga: UIN Saizu–Kedubes Thailand Rancang Pembinaan Mahasiswa hingga Jaringan Karier Global
Dari total 3.785 kursi yang disediakan, UIN Saizu membaginya ke dalam tiga jalur seleksi guna memberikan kesempatan yang adil bagi calon mahasiswa dari beragam latar belakang pendidikan. Jalur SPAN-PTKIN memperoleh kuota 1.137 mahasiswa, jalur UM-PTKIN sebanyak 1.514 mahasiswa, dan Jalur Mandiri sebesar 1.134 mahasiswa.
SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional berbasis prestasi akademik tanpa tes tertulis, sementara UM-PTKIN menggunakan ujian berbasis komputer secara nasional. Adapun Jalur Mandiri menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang belum lolos melalui jalur nasional, dengan mekanisme seleksi yang ditetapkan oleh UIN Saizu.
Baca juga: Internasionalisasi UIN Saizu Menguat, 16 Mahasiswa Asing Kuliah di Purbalingga
Pada PMB 2026, sejumlah program studi favorit kembali membuka kuota besar. Program Studi Ekonomi Syariah tercatat sebagai prodi dengan daya tampung terbanyak, yakni 540 mahasiswa. Posisi berikutnya ditempati Pendidikan Agama Islam dengan kuota 450 mahasiswa, serta Perbankan Syariah yang menyediakan 350 kursi.
Minat tinggi terhadap bidang keislaman dan komunikasi juga tercermin dari besarnya daya tampung Bimbingan Konseling Islam dan Komunikasi Penyiaran Islam, yang masing-masing membuka 250 kursi mahasiswa baru.
Baca juga: Unsoed Gandeng Purbasari, Kembangkan Wisata Edukasi Berbasis Riset dan MBKM
Secara keseluruhan, UIN Saizu Purwokerto membuka 22 program studi pada PMB PTKIN 2026. Program-program tersebut mencakup rumpun dakwah, syariah, tarbiyah, ekonomi Islam, hingga kajian keislaman. Beberapa program studi seperti Hukum Keluarga Islam, Hukum Tata Negara, Manajemen Pendidikan Islam, Tadris Bahasa Inggris, dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir masing-masing menyediakan 150 kursi.
Sementara itu, sejumlah program studi dengan karakter keilmuan yang lebih spesifik tetap dibuka meski dengan daya tampung terbatas, seperti Perbandingan Madzhab, Studi Agama-Agama, serta Tasawuf dan Psikoterapi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberagaman disiplin ilmu dan memperkuat kajian keislaman yang mendalam.
Baca juga: Mahasiswa Akuakultur UMP Sabet Juara Nasional Poster Ilmiah Lewat Kolaborasi Internasional
Penetapan daya tampung mahasiswa baru ini menegaskan komitmen UIN Saizu dalam menjaga kualitas lulusan di tengah meningkatnya animo masyarakat terhadap pendidikan tinggi keagamaan Islam. Melalui penguatan kurikulum berbasis moderasi beragama, literasi digital, serta integrasi riset dan pengabdian kepada masyarakat, UIN Saizu terus memantapkan posisinya sebagai salah satu PTKIN unggulan di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
Pihak kampus mengimbau calon mahasiswa untuk mencermati kuota setiap program studi dan jalur seleksi sebelum mendaftar. Pemilihan program studi yang sesuai dengan kemampuan dan peluang dinilai dapat meningkatkan kemungkinan lolos seleksi.
Informasi resmi terkait jadwal, persyaratan, serta ketentuan teknis pendaftaran SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan Jalur Mandiri 2026 dapat diakses melalui laman resmi UIN Saizu Purwokerto serta kanal informasi Kementerian Agama Republik Indonesia.