Internasionalisasi UIN Saizu Menguat, 16 Mahasiswa Asing Kuliah di Purbalingga

Banyumas Raya Pendidikan
By Hermiana  —  On Jan 14, 2026
Caption Foto ; Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan saat menerima kunjungan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, beserta jajarannya di Kampus II UIN Saizu Purbalingga. (Foto ; Dok. UIN Saizu).

ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA — Internasionalisasi pendidikan tinggi mulai terasa nyata di Kampus II Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purbalingga. Sejak beroperasi pada 2023, kampus ini tidak hanya menampung ribuan mahasiswa lokal, tetapi juga menjadi tujuan belajar bagi mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Saat ini, sebanyak 16 mahasiswa internasional dari sejumlah negara seperti Suriname, Bangladesh, Sudan, Yaman, Oman, dan Nigeria tercatat menempuh pendidikan di Kampus II UIN Saizu. Kehadiran mereka memperkaya atmosfer akademik sekaligus menegaskan posisi UIN Saizu sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang semakin diperhitungkan di tingkat global.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, menjelaskan bahwa mahasiswa asing tersebut merupakan bagian dari total 54 mahasiswa internasional asal 17 negara yang kini belajar di UIN Saizu. Dari jumlah tersebut, 16 mahasiswa memilih Kampus II Purbalingga sebagai lokasi perkuliahan.

Baca juga: Mahasiswa PGSD UMP Tembus Program Internasional SEA Teacher

“Keberadaan mahasiswa internasional ini menjadi bukti bahwa UIN Saizu semakin dipercaya di tingkat global. Kami tidak hanya menawarkan pendidikan akademik, tetapi juga nilai-nilai Islam moderat, toleran, dan kontekstual yang relevan dengan tantangan dunia saat ini. Melalui interaksi lintas budaya di Kampus II Purbalingga, kami berharap lahir generasi intelektual yang mampu menjadi jembatan dialog antarbangsa,” ujar Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan.

Mahasiswa internasional tersebut mengikuti perkuliahan di sejumlah program studi pada Fakultas Dakwah serta Fakultas Sains dan Teknologi. Secara keseluruhan, Kampus II UIN Saizu kini melayani 3.474 mahasiswa, terdiri atas 2.579 mahasiswa Fakultas Dakwah dan 895 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, termasuk Program Studi Informatika. Selain mengikuti kegiatan akademik, mahasiswa asing juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan kemahasiswaan dan kehidupan sosial kampus. Interaksi ini menciptakan pertukaran budaya yang dinamis serta memperkaya perspektif mahasiswa lokal dalam lingkungan akademik multikultural.

Baca juga: Kasus Kanker Anak Masih Tinggi, RSUP Sardjito dan Pemkab Cilacap Perkuat Deteksi Dini

Kampus II UIN Saizu Purbalingga juga dikembangkan sebagai kampus hijau berbasis ekoteologi, yakni pendekatan keagamaan yang menekankan kepedulian terhadap lingkungan. Konsep ini menjadi salah satu daya tarik bagi mahasiswa internasional yang ingin mempelajari Islam moderat dan kontekstual. Bagi mahasiswa internasional, Indonesia menjadi pengalaman pertama hidup jauh dari tanah kelahiran. Perbedaan bahasa, iklim, serta kebiasaan masyarakat menjadi tantangan sekaligus pembelajaran baru. Kehidupan sosial masyarakat Purbalingga, mulai dari pasar tradisional hingga aktivitas keagamaan, memberi pengalaman langsung tentang Islam Nusantara dan kearifan lokal.

Keberadaan mahasiswa internasional ini diharapkan mampu memperkuat citra UIN Saizu di tingkat global sekaligus mendorong terciptanya iklim akademik yang inklusif dan multikultural. Ilmu yang mereka peroleh diharapkan dapat dikembangkan kembali di negara asal sebagai bekal berkiprah di berbagai bidang.

Baca juga: Pejalan Kaki Tertemper KA Bengawan di Jalur Karangsari–Patuguran, KAI Kembali Ingatkan Bahaya Aktivitas di Rel

Dengan semangat lintas bangsa dan budaya, Kampus II UIN Saizu Purbalingga terus menegaskan perannya sebagai ruang perjumpaan ilmu, budaya, dan nilai kemanusiaan dalam harmoni.

Baca juga: UIN Saizu–Kedubes Thailand Rancang Pembinaan Mahasiswa hingga Jaringan Karier Global

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.

Belum ada data Orbit Vox.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: