Satu Abad NU, PCNU Pekalongan Ajak Warga Naik Kelas Perkuat Khidmah dan Persatuan

Daerah
By Vivin  —  On Jan 05, 2026
Caption Foto : Apel Akbar Satu Abad NU di halaman Gedung Aswaja Kota Pekalongan, Senin (05/01/2026). (Foto ; Dok. Kominfo Kota Pekalongan).

ORBIT-NEWS.COM, KOTA PEKALONGAN - Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dimaknai sebagai titik refleksi sekaligus pijakan strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam kehidupan keagamaan, sosial, dan kebangsaan. Momentum bersejarah ini diharapkan mampu mendorong NU memasuki abad kedua dengan semangat pembaruan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangan.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pekalongan, Dr. KH. Moch Machrus Abdullah, Lc, M.Si, menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi NU ke depan jauh lebih kompleks dibandingkan satu abad sebelumnya. Dinamika sosial, perubahan zaman, hingga tuntutan peran umat di ruang publik menuntut NU untuk semakin adaptif, solid, dan relevan.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Ancaman Gagal Panen, Gubernur Jateng Dorong Pengajuan Asuransi Pertanian

“Memasuki abad kedua, tantangan NU justru semakin besar. Ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan penguatan dan peningkatan kualitas organisasi agar benar-benar mampu menjawab kebutuhan umat dan bangsa,” kata KH. Machrus usai Apel Akbar Satu Abad NU di halaman Gedung Aswaja Kota Pekalongan, Senin (05/01/2026).

Ia menekankan bahwa kekuatan utama NU selama ini terletak pada tradisi khidmah yang dijalankan dengan penuh keikhlasan. NU, menurutnya, dibangun di atas semangat pengabdian dan kerja sukarela, bukan orientasi kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca juga: Pejalan Kaki Tertemper KA Bengawan di Jalur Karangsari–Patuguran, KAI Kembali Ingatkan Bahaya Aktivitas di Rel

“Kesadaran berkhidmah dengan ikhlas inilah yang menjadi fondasi NU. Jika ini terus dijaga, NU akan tetap kokoh dan dipercaya umat,” ujarnya.

Apel Akbar tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-103 Hijriah dan Satu Abad NU Miladiah yang puncaknya akan diperingati pada 31 Januari 2026. Sejak awal Januari, PCNU Kota Pekalongan telah menggelar sejumlah kegiatan, mulai dari pemasangan bendera NU di seluruh wilayah kota, istighosah bersama pengurus MWC, lembaga, badan otonom, hingga ranting. Selain itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan haul Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) serta seminar yang mengulas pemikiran dan warisan perjuangan tokoh pluralisme tersebut.

Baca juga: Boyolali Jadi Incaran Investor China, Proyek Air Minum Rp160 Miliar Segera Digarap

Melalui peringatan satu abad ini, KH. Machrus berharap seluruh kader dan warga NU semakin memperkuat persatuan, memperdalam nilai pengabdian, serta meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, satu abad NU bukan sekadar perayaan usia organisasi, melainkan penguatan komitmen untuk terus berjalan di jalur perjuangan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Baca juga: Hujan Ekstrem Landa Pantura Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencana Masih Terkendali

“NU akan tetap hidup dan besar selama nilai keikhlasan, persaudaraan, dan pengabdian sosial terus dijaga oleh seluruh warganya,” pungkasnya.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.

Belum ada data Orbit Vox.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: