Pariwisata Jawa Tengah Melesat: Kunjungan Wisatawan Naik Pesat, PAD Ikut Terdongkrak

Daerah Wisata
By Vivin  —  On Jan 08, 2026
Caption Foto : Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi. (Foto ; Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Sektor pariwisata Jawa Tengah menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan. Berdasarkan riset terbaru CNBC Indonesia Research, provinsi ini menempati posisi teratas dalam hal pendapatan dari objek daya tarik wisata komersial, seiring meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi populer.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengembangan pariwisata yang menekankan keterpaduan wilayah (aglomerasi) dan penguatan desa wisata sebagai basis pemerataan ekonomi. “Salah satu upaya untuk menaikkan PAD kita adalah memperkuat dan memperbanyak objek wisata,” ujar Luthfi saat ditemui di kantornya, Kamis (8/1/2025).

Baca juga: Cuaca Ekstrem Ancaman Gagal Panen, Gubernur Jateng Dorong Pengajuan Asuransi Pertanian

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki keunggulan komparatif melalui integrasi kawasan wisata. Beberapa aglomerasi unggulan mencakup Kopeng dan Rawapening di Kabupaten Semarang, serta kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang. Selain itu, provinsi ini kini mengembangkan lebih dari seribu desa wisata yang berperan sebagai tulang punggung ekonomi lokal. “Kita punya seribu desa wisata yang dibina secara bertahap, dari skala lokal hingga siap menjadi destinasi regional dan internasional,” jelas Luthfi.

Pengembangan desa wisata dilakukan melalui surat keputusan kepala daerah, sehingga menjadi dasar resmi bagi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam membina dan mengembangkan potensi wisata di setiap desa.

Baca juga: Pejalan Kaki Tertemper KA Bengawan di Jalur Karangsari–Patuguran, KAI Kembali Ingatkan Bahaya Aktivitas di Rel

Selain wisata alam dan sejarah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendorong diversifikasi produk pariwisata untuk menjangkau berbagai segmen pasar. Di antaranya wisata kuliner, budaya, dan wisata ramah muslim, yang kini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Data Badan Pusat Statistik mencatat, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Jawa Tengah pada 2024 mencapai 68,88 juta orang, naik 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 593.168 orang, meningkat 28 persen. Destinasi unggulan seperti Masjid Syeikh Zayed di Surakarta, Kota Lama Semarang, Candi Prambanan, kawasan Borobudur, dan Dataran Tinggi Dieng menjadi magnet utama peningkatan kunjungan ini.

Baca juga: Boyolali Jadi Incaran Investor China, Proyek Air Minum Rp160 Miliar Segera Digarap

Dengan strategi yang terfokus pada integrasi kawasan, penguatan desa wisata, dan diversifikasi produk, Jawa Tengah diyakini mampu mempertahankan momentum pertumbuhan pariwisata sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah.

Baca juga: Hujan Ekstrem Landa Pantura Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencana Masih Terkendali

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.

Belum ada data Orbit Vox.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: