ORBIT-NEWS.COM, BATANG - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Batang–Semarang KM 354, tepatnya di wilayah Desa Karanggeneng, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu siang. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka berat hingga ringan.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Ancaman Gagal Panen, Gubernur Jateng Dorong Pengajuan Asuransi Pertanian
Peristiwa bermula saat sebuah truk trailer bernomor polisi L 8524 UN yang mengangkut muatan besi melaju di ruas tol. Diduga, muatan besi tersebut terlepas dan jatuh ke badan jalan. Material berat itu kemudian menghantam dua kendaraan yang berada tepat di belakang truk, yakni sebuah mobil minibus Toyota Rocky yang mengangkut lima penumpang dan sebuah sedan Mercedes-Benz dengan satu orang pengemudi.
Kepala Kepolisian Resor Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana, mengatakan bahwa petugas kepolisian bersama tim terkait langsung melakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian. “Kami masih melakukan penanganan di tempat kejadian perkara. Dari kejadian ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.
Akibat tertimpa muatan besi, kedua mobil mengalami kerusakan parah pada bagian bodi. Para korban luka segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, sementara korban meninggal dunia dievakuasi terakhir dan dibawa ke RSUD Kalisari Batang.
AKBP Edi Rahmat Mulyana yang didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang, AKP Rka Hendra Ardiansyah, menambahkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti terlepasnya muatan truk tersebut. “Untuk kronologi lengkapnya masih kami dalami,” katanya.
Baca juga: Boyolali Jadi Incaran Investor China, Proyek Air Minum Rp160 Miliar Segera Digarap
Selama proses evakuasi dan pembersihan material besi di jalan tol, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu lajur di kedua arah, baik jalur A menuju Semarang maupun jalur B ke arah Pekalongan. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular dan kemacetan panjang tidak dapat dihindari.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk memastikan kondisi muatan terikat dengan aman sebelum melintas di jalan tol demi mencegah kecelakaan serupa terulang.