Awal 2026, Pemkot Semarang Perluas Bisaroh untuk Ribuan Pelayan Umat

Daerah
By Vivin  —  On Jan 06, 2026
Caption Foto : Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin. (Foto ; Dok. Pemkot Semarang).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang membuka tahun anggaran 2026 dengan langkah strategis di bidang sosial-keagamaan. Pemkot memastikan dukungan yang lebih luas bagi para pelayan umat melalui perluasan program Bantuan Insentif Sarana Rohani (Bisaroh), yang kini menjangkau ribuan penerima baru di berbagai lapisan masyarakat.

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menyampaikan bahwa jumlah penerima Bisaroh tahun ini meningkat signifikan. Jika pada 2025 bantuan tersebut diberikan kepada 6.572 orang, maka pada 2026 jumlahnya melonjak menjadi 10.297 penerima atau naik sekitar 56,7 persen. Penerima bantuan meliputi pendidik keagamaan, pengelola rumah ibadah, perawat jenazah, hingga pelayan umat lintas fungsi yang selama ini berperan menjaga harmoni sosial di tingkat komunitas.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Ancaman Gagal Panen, Gubernur Jateng Dorong Pengajuan Asuransi Pertanian

"Tahun ini, jangkauan penerima Bisaroh meningkat sebesar 56,7 persen, dari 6.572 orang di tahun 2025 menjadi 10.297 penerima. Penambahan ini adalah bentuk kehadiran negara untuk para pendidik keagamaan, pengelola rumah ibadah, perawat jenazah, dan para pelayan umat yang telah mendedikasikan hidupnya menjaga harmoni sosial dan nilai-nilai ketuhanan di akar rumput. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah daerah,” jelasnya. 

Menurut Iswar, kebijakan ini bukan sekadar angka, melainkan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam mengapresiasi pengabdian para tokoh dan pelayan keagamaan yang bekerja di balik layar. Ia menilai, kontribusi mereka sangat menentukan terciptanya ketenangan, kerukunan, dan stabilitas sosial di Kota Semarang.

Baca juga: Pejalan Kaki Tertemper KA Bengawan di Jalur Karangsari–Patuguran, KAI Kembali Ingatkan Bahaya Aktivitas di Rel

Kebijakan perluasan Bisaroh tersebut, lanjut Iswar, selaras dengan semangat Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama yang mengusung tema “Umat Rukun, Indonesia Maju”. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan sosial.

Iswar juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemkot Semarang dan Kementerian Agama yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kolaborasi tersebut akan terus diperkuat melalui inovasi layanan keagamaan dan sosial agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

Baca juga: Boyolali Jadi Incaran Investor China, Proyek Air Minum Rp160 Miliar Segera Digarap

Lebih jauh, peringatan HAB ke-80 diharapkan menjadi momentum refleksi bagi pemerintah daerah untuk membangun ekosistem sosial-keagamaan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Pemkot berkomitmen memastikan bahwa nilai persaudaraan dan penghargaan terhadap pengabdian para pelayan umat tetap menjadi fondasi dalam pembangunan Kota Semarang ke depan.

Baca juga: Hujan Ekstrem Landa Pantura Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencana Masih Terkendali

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.

Belum ada data Orbit Vox.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: