ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Upaya menjaga keamanan Kota Purwokerto kembali diuji pada Jumat (9/1/2026) dini hari. Tim Quick Response 110 PRC Sat Samapta Polresta Banyumas bergerak sigap merespons laporan warga terkait aksi tawuran yang nyaris meluas di Jalan KS Tubun sekitar pukul 02.50 WIB.
Mendapat informasi dari masyarakat, aparat kepolisian langsung mengerahkan personel gabungan ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah bentrokan berkembang lebih jauh sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terkendali.
Baca juga: Kasus Kanker Anak Masih Tinggi, RSUP Sardjito dan Pemkab Cilacap Perkuat Deteksi Dini
Operasi pengamanan dipimpin oleh Piket Pamapta Ipda Fajar Yudi Ariyanto, S.H., M.H., dengan melibatkan Tim PRC Sat Samapta, Patroli Kota (Patko), serta personel Polsek Purwokerto Barat. Setibanya di lokasi, petugas segera menguasai area, membubarkan kelompok yang terlibat, serta melakukan tindakan kepolisian sesuai prosedur.
Dari hasil penindakan tersebut, polisi mengamankan 12 orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran, terdiri dari sembilan laki-laki dan tiga perempuan. Selain itu, empat unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk mobilisasi para pelaku turut diamankan sebagai barang bukti. Seluruh pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Polsek Purwokerto Barat guna menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr Ari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta Kompol Subeno, S.H., M.H., menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.
“Begitu laporan masuk melalui layanan 110, personel langsung kami kerahkan untuk mengamankan lokasi, para pelaku, serta barang bukti agar situasi tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” ujar Kompol Subeno.
Baca juga: Marak Penipuan Keuangan, OJK–Bareskrim Perkuat Jalur Laporan Terpadu Lewat IASC
Usai penanganan awal, petugas juga melakukan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi hingga ke sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan para pelaku. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kelompok lain maupun potensi konflik susulan.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Banyumas AKP Siti Nurhayati menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut.
Baca juga: Mahasiswa Pecinta Alam Unsoed Turun Gunung, Terlibat dalam Pencarian Pendaki Hilang di Slamet
“Peran aktif warga sangat membantu. Laporan yang segera diterima melalui layanan 110 memungkinkan personel kami bergerak cepat dan mencegah situasi menjadi lebih berbahaya,” ungkapnya.
AKP Siti Nurhayati juga mengingatkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga lingkungan tetap aman, terutama pada waktu dini hari yang rawan terjadi gangguan keamanan. Ia mengimbau warga untuk tidak ragu melapor jika menemukan potensi kerawanan serta mengajak generasi muda menjauhi aksi kekerasan dan tawuran.
Baca juga: Antisipasi Libur Isra Mikraj, KAI Daop 5 Purwokerto Sediakan Lebih dari 41 Ribu Kursi Kereta Api
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Laporkan segera setiap potensi gangguan kamtibmas melalui call center 110 atau kantor polisi terdekat,” pungkasnya.