ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Kehadiran tikus di dalam rumah bukan hanya mengganggu kenyamanan. Hewan pengerat ini juga dapat mencemari makanan, merusak barang, hingga membawa kotoran dan mikroorganisme yang berpotensi mengganggu kesehatan.
Tikus biasanya tertarik masuk ke rumah karena menemukan sumber makanan, air, maupun tempat yang aman untuk bersembunyi. Karena itu, mengusir tikus tidak cukup hanya dengan mengejar atau memasang perangkap.
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan agar tikus pergi sekaligus mencegahnya kembali.
1. Tutup celah yang menjadi jalan masuk
Periksa bagian bawah pintu, ventilasi, saluran air, plafon, hingga celah di sekitar pipa. Lubang kecil sekalipun dapat menjadi akses bagi tikus.
Baca juga: Kemenkes Kirim 500 Ribu Masker per Provinsi dan Siapkan Rumah Oksigen
Celah tersebut bisa ditutup menggunakan bahan yang sulit digigit tikus, seperti kawat kasa atau material keras yang sesuai.
2. Jangan biarkan makanan terbuka
Sisa makanan dan bahan pangan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup. Meja makan, dapur, serta lantai juga perlu dibersihkan dari remah-remah makanan.
Tempat sampah yang berisi sisa makanan sebaiknya segera dibuang dan menggunakan wadah dengan penutup rapat.
3. Rapikan barang yang menumpuk
Baca juga: Program UHC Banyumas Dipastikan Cut Off Sejak Diberlakukan Aturan Desil
Tumpukan kardus, kain, kertas, dan barang yang jarang digunakan dapat menjadi tempat tikus bersembunyi sekaligus membuat sarangnya.
Menjaga rumah tetap rapi dapat mengurangi tempat persembunyian tikus.
4. Gunakan perangkap dengan tepat
Jika tikus sudah berada di dalam rumah, perangkap dapat digunakan untuk menangkapnya. Letakkan perangkap di area yang sering dilalui tikus, misalnya dekat dinding atau tempat ditemukan kotorannya.
Hindari menempatkan perangkap di area yang mudah dijangkau anak-anak atau hewan peliharaan.
Baca juga: Cara Memulai Hidup Sehat dari Kebiasaan Sederhana
5. Bersihkan jejak tikus dengan aman
Kotoran atau bekas urine tikus jangan langsung disapu atau divakum dalam kondisi kering karena dapat membuat partikel kotoran beterbangan.
Gunakan sarung tangan dan basahi terlebih dahulu area yang kotor dengan disinfektan, kemudian bersihkan menggunakan tisu atau kain dan buang ke tempat sampah tertutup.
6. Jangan hanya mengandalkan bau-bauan
Berbagai bahan beraroma tajam sering disebut dapat mengusir tikus. Namun, cara tersebut tidak selalu efektif sebagai solusi utama.
Baca juga: Kemenkes Temukan 1,6 Juta Orang Terindikasi Gangguan Penglihatan dari Skrining CKG
Yang lebih penting adalah menghilangkan sumber makanan, menutup akses masuk, dan mengurangi tempat persembunyian tikus.
Jika keberadaan tikus terus berulang meski rumah sudah dibersihkan dan celah telah ditutup, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya akses masuk atau sumber makanan yang belum ditemukan.
Dengan menjaga kebersihan rumah dan melakukan pencegahan secara rutin, risiko tikus bersarang di dalam rumah dapat ditekan. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.