Banner Utama

Tetap Olahraga Saat Demam? Ketahui Risikonya Sebelum Terlambat

Kesehatan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Apr 09, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Banyak orang tetap berolahraga meski sedang demam, dengan alasan tubuh masih terasa “kuat”. Namun secara medis, keputusan ini justru berisiko memperlambat pemulihan. Demam bukan sekadar rasa tidak nyaman, melainkan sinyal bahwa tubuh sedang bekerja keras melawan infeksi.

Saat suhu tubuh meningkat, sistem imun membutuhkan energi lebih besar untuk melawan virus atau bakteri. Aktivitas fisik yang berat pada kondisi ini justru akan mengalihkan energi tersebut ke otot dan jantung, sehingga respons imun menjadi tidak optimal. Akibatnya, proses penyembuhan bisa lebih lama dari seharusnya.

Selain itu, olahraga saat demam juga berpotensi memperparah kondisi tubuh. Kenaikan suhu inti tubuh bisa menjadi lebih tinggi, terutama jika dilakukan di lingkungan panas atau tertutup. Risiko dehidrasi pun meningkat karena tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa memicu kelelahan ekstrem hingga gangguan pada jantung dan pernapasan.

Tidak hanya berdampak pada diri sendiri, berolahraga saat mengalami demam akibat infeksi juga dapat membahayakan orang lain. Aktivitas di tempat umum seperti pusat kebugaran atau ruang olahraga tertutup berisiko menjadi sarana penularan penyakit.

Para ahli kesehatan menyarankan agar olahraga ditunda hingga kondisi tubuh benar-benar pulih. Setidaknya, suhu tubuh harus kembali normal selama 24 jam tanpa bantuan obat penurun demam, serta tidak disertai gejala lain seperti lemas berlebihan, batuk berat, atau sesak napas.

Baca juga: Kemenkes Perluas Vaksinasi Campak ke Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

Mulai Bertahap

Jika ingin kembali beraktivitas, mulailah secara bertahap. Pilih olahraga ringan seperti berjalan santai atau peregangan di area terbuka dengan sirkulasi udara baik. Hindari keramaian dan tetap perhatikan kebersihan diri untuk mencegah risiko penularan.

Untuk membantu tubuh pulih lebih cepat saat demam, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Pertama, pastikan asupan cairan tercukupi, baik dari air putih, sup hangat, maupun cairan elektrolit. Kedua, konsumsi makanan bergizi seimbang agar kebutuhan energi dan nutrisi tetap terpenuhi. Ketiga, istirahat yang cukup sangat penting karena saat tidur, sistem imun bekerja lebih efektif.

Selain itu, kompres hangat dapat membantu menurunkan suhu tubuh secara bertahap, sementara penggunaan pakaian yang tipis dan nyaman membantu pelepasan panas. Jika diperlukan, obat penurun demam dapat digunakan sesuai anjuran untuk meredakan gejala dan meningkatkan kenyamanan saat beristirahat.

Memahami kondisi tubuh adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan. Memaksakan diri berolahraga saat demam bukanlah tanda disiplin, melainkan keputusan yang bisa berdampak buruk. Memberi tubuh waktu untuk pulih justru merupakan langkah bijak agar bisa kembali beraktivitas dengan kondisi yang lebih kuat dan sehat.

Baca juga: Manfaat dan Risiko Sinar Matahari: Penting untuk Tubuh, Tapi Tak Boleh Berlebihan

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: