ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Tak memiliki ijazah SMA bukan berarti kesempatan kuliah di luar negeri otomatis tertutup. Sejumlah jalur pendidikan internasional memberikan alternatif bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan studi dengan persyaratan yang tidak selalu menjadikan ijazah SMA sebagai satu-satunya kualifikasi masuk.
Kesempatan tersebut biasanya tersedia melalui program alternatif seperti foundation, pathway, adult learner, recognition of prior learning (RPL) atau jalur masuk tertentu yang mempertimbangkan pengalaman belajar dan kemampuan calon mahasiswa.
Artinya, tidak memiliki ijazah SMA bukan otomatis berarti seseorang tidak bisa mengenyam pendidikan tinggi di luar negeri. Namun, aturan setiap negara, universitas, dan program studi berbeda sehingga calon mahasiswa tetap harus memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Ada Jalur Foundation dan Pathway
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah program foundation atau pathway. Program ini umumnya dirancang untuk calon mahasiswa yang belum memenuhi persyaratan akademik langsung menuju jenjang sarjana.
Baca juga: Sawit Diolah Menjadi Biowax Batik, Faperta Unsoed dan BPDP Dorong UMKM Naik Kelas
Setelah menyelesaikan program tersebut dengan nilai yang dipersyaratkan, mahasiswa dapat melanjutkan ke program sarjana di institusi atau universitas yang bekerja sama.
Jalur seperti ini dapat menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang latar belakang pendidikan formalnya belum sesuai dengan persyaratan masuk langsung.
Pengalaman dan Kemampuan Bisa Jadi Pertimbangan
Beberapa institusi juga memiliki mekanisme untuk menilai pengalaman belajar atau pengalaman kerja calon mahasiswa.
Melalui skema seperti RPL, pengalaman dan kompetensi yang sudah dimiliki dapat dinilai untuk menentukan apakah seseorang memenuhi kriteria tertentu dalam melanjutkan pendidikan.
Baca juga: Belajar Sertifikasi Halal dari Indonesia, Kampus Maldives Sambangi UIN Saizu
Namun, RPL bukan berarti semua pengalaman otomatis menggantikan ijazah SMA. Pengakuan tersebut bergantung pada kebijakan lembaga pendidikan dan regulasi negara tempat seseorang akan kuliah.
Jangan Tergiur Klaim 'Tanpa Ijazah'
Informasi mengenai kuliah di luar negeri tanpa ijazah SMA memang menarik. Tetapi calon mahasiswa perlu berhati-hati terhadap agen atau iklan yang menjanjikan kuliah ke luar negeri tanpa syarat apa pun.
Sebelum mendaftar, pastikan universitas dan program yang dituju benar-benar resmi serta memiliki aturan penerimaan yang jelas.
Calon mahasiswa juga perlu mengecek apakah jalur alternatif tersebut memungkinkan untuk memperoleh visa pelajar, karena diterima oleh sebuah institusi pendidikan belum tentu otomatis memenuhi persyaratan imigrasi negara tujuan.
Baca juga: Pemkab Banyumas Dorong Anak Usia 5-6 Tahun Ikut PAUD
Dengan demikian, kuliah di luar negeri tanpa ijazah SMA bukan berarti tidak ada syarat sama sekali. Ada kemungkinan menggunakan jalur alternatif, tetapi peluang dan ketentuannya sangat bergantung pada negara, universitas, program studi, serta latar belakang calon mahasiswa. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.