Belajar Sertifikasi Halal dari Indonesia, Kampus Maldives Sambangi UIN Saizu

Banyumas Raya Pendidikan
By Hervina  —  On Oct 08, 2026
Caption Foto : forun diskusi antara Islamic University of Maldives dan UIN Saizu perihal sistem jaminan produk halal Indonesia, Kamis (8/10) ( Foto : Dok. UIN Saizu )

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Sistem sertifikasi halal Indonesia menarik perhatian Islamic University of Maldives. Halal Center UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto pun membagikan pengalaman mengelola sertifikasi halal, mulai dari mekanisme pemeriksaan hingga skema self declare bagi pelaku usaha.

Pertukaran pengetahuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gedung K Lantai 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Saizu, Kamis (8/10/2026).

Rombongan Islamic University of Maldives dipimpin Dr. Mohamed Mansoor Adam, Dekan Kulliyyah Al-Qur'an dan Sunnah, bersama sejumlah tenaga kependidikan.

Dari UIN Saizu hadir Direktur Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Saizu Oki Edi Purwoko yang mewakili Ketua Halal Center UIN Saizu Dani Kusumastuti. Turut hadir Kepala Divisi Literasi Halal dan Pendampingan Self Declare Irma Dwi Tantri serta Penyelia Halal.

Oki memaparkan bagaimana Halal Center dan LPH UIN Saizu menjalankan perannya dalam ekosistem sertifikasi halal di Indonesia.

Baca juga: Tak Punya Ijazah SMA, Masih Bisa Kuliah di Luar Negeri? Ini Jalur yang Bisa Dicoba

Ia menjelaskan, LPH UIN Saizu melakukan pemeriksaan untuk proses sertifikasi halal berbayar. Sementara Halal Center juga berperan dalam pelaksanaan sertifikasi halal gratis yang difasilitasi pemerintah.

“LPH UIN Saizu adalah bagian dari Halal Center untuk melakukan sertifikasi halal berbayar, sedangkan Halal Center melakukan sertifikasi halal gratis dari pemerintah,” jelas Oki.

Caption : diskusi sertifikasi halal di Indonesia

Sertifikasi Halal Indonesia Terus Berkembang

Oki kemudian menjelaskan perjalanan kebijakan sertifikasi halal di Indonesia. Sejak 2014, sertifikasi halal mulai diarahkan menjadi kewajiban (mandatory).

Baca juga: Sawit Diolah Menjadi Biowax Batik, Faperta Unsoed dan BPDP Dorong UMKM Naik Kelas

Penguatan sistem tersebut berlanjut dengan hadirnya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada 2019. Perguruan tinggi kemudian turut mengambil peran melalui pengembangan Lembaga Pemeriksa Halal.

Menurut Oki, saat ini terdapat lebih dari 300 LPH di Indonesia. Sekitar 30 LPH memiliki kewenangan untuk melakukan sertifikasi halal bagi kebutuhan internasional, termasuk LPH UIN Saizu.

Hingga Oktober 2026, LPH UIN Saizu telah menangani sertifikasi halal untuk lebih dari 900 pelaku usaha.

Pengalaman tersebut turut diperkuat dengan keterlibatan Oki dalam audit halal di Ceko dan Rumania. Dari pengalaman tersebut, ia melihat sertifikasi halal juga menjadi perhatian pelaku industri di Eropa.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap sertifikasi halal tidak hanya berkembang di negara dengan mayoritas penduduk Muslim, tetapi juga berkaitan dengan perdagangan dan pasar global.

Baca juga: Tongkat Kepemimpinan Berganti, AKBP Rachmad C. Yusuf Awali Tugas di Polres Kebumen

Maldives Pelajari Skema Self Declare

Selain sistem pemeriksaan halal, peserta dari Islamic University of Maldives juga mendapat penjelasan mengenai skema self declare.

Irma Dwi Tantri memaparkan persyaratan serta tahapan pengajuan sertifikasi halal melalui skema tersebut.

Rombongan Islamic University of Maldives aktif berdiskusi mengenai penerapan sertifikasi halal di Indonesia, termasuk mekanisme yang diterapkan pemerintah dan lembaga terkait.

Dr. Mohamed Mansoor Adam mengatakan, materi yang disampaikan UIN Saizu memberikan wawasan baru bagi pihaknya.

Baca juga: Ngaku Polisi, Dua Remaja Diduga Begal Tiga Pelajar di Banyumas

“Semoga memperkuat kerja sama dan pengetahuan tentang halal. Ini adalah hal baru, pengetahuan baru bagi kami karena di Maldives belum umum ada sertifikasi halal. Pertemuan ini sangat bermanfaat,” ungkap Dr. Mansoor.

Pertemuan tersebut sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman antara UIN Saizu dan Islamic University of Maldives dalam bidang halal, serta diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan kerja sama kedua institusi ke depan. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: