SPMB Jateng 2026 Buka Akses Pendidikan Gratis, Lebih dari 231 Ribu Siswa Bakal Nikmati Sekolah Tanpa Biaya

Pendidikan
By Vivin  —  On Jun 12, 2026
Caption Foto : Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin. (Foto : Dok. Diskomdigi Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan melalui berbagai program sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027. Melalui kebijakan tersebut, ratusan ribu siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB akan mendapatkan layanan pendidikan tanpa biaya, baik di sekolah negeri maupun sejumlah sekolah swasta yang bermitra dengan pemerintah.

Dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Pemprov Jawa Tengah menyiapkan berbagai skema pendidikan gratis yang menjangkau lebih banyak peserta didik, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin menjelaskan, seluruh SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri di Jawa Tengah tidak diperbolehkan memungut biaya pendidikan dari siswa maupun orang tua.

"Kebijakan ini berlaku pada seluruh satuan pendidikan SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri di Jawa Tengah. Tidak ada pungutan biaya operasional sekolah kepada siswa maupun orang tua," terangnya, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Tengah, sebanyak 231.724 siswa atau sekitar 40,83 persen lulusan SMP sederajat akan memperoleh manfaat dari program pendidikan gratis tersebut. Para siswa akan mendapatkan pembebasan berbagai biaya pendidikan, mulai dari SPP dan iuran wajib sekolah, buku pelajaran sesuai kurikulum, hingga sejumlah kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga, seni, dan organisasi kesiswaan. Selain itu, fasilitas pendidikan seperti laboratorium, perpustakaan, dan kegiatan akademik lainnya juga dapat digunakan tanpa biaya tambahan.

Baca juga: Mahasiswa MKM Unsoed Edukasi Pencegahan Sarkopenia, Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Mandiri

Sekolah Kemitraan

Tidak hanya di sekolah negeri, Pemprov Jawa Tengah juga memperluas jangkauan program melalui Sekolah Kemitraan yang melibatkan sekolah swasta. Program ini menyasar calon peserta didik dari keluarga kurang mampu yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui program tersebut, seluruh biaya pendidikan peserta didik ditanggung pemerintah sehingga sekolah mitra tidak diperbolehkan menarik pungutan apa pun.

Untuk mendukung pelaksanaannya, Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan bantuan sebesar Rp2 juta per siswa setiap tahun kepada sekolah yang tergabung dalam program Sekolah Kemitraan. Tahun ini, program tersebut dijalankan di 139 sekolah swasta yang terdiri atas 56 SMA swasta dan 83 SMK swasta. Total daya tampung yang disediakan mencapai 5.004 kursi dan proses seleksinya dilakukan bersamaan dengan SPMB melalui jalur afirmasi.

Selain itu, pemerintah provinsi juga mempertahankan program pendidikan gratis berbasis asrama melalui SMK Boarding School dan Semi Boarding School. Pada program boarding school, kuota tersedia di tiga sekolah, yakni SMKN Jateng Semarang dengan 120 kursi, SMKN Jateng Pati sebanyak 72 kursi, serta SMKN Jateng Purbalingga yang menyediakan 96 kursi. Seluruh peserta didik yang diterima mendapatkan pembebasan biaya pendidikan sekaligus biaya kebutuhan pribadi selama menempuh pendidikan.

Sementara itu, program semi boarding school diselenggarakan di 15 SMK Negeri yang tersebar di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Klaten, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Demak, Pemalang, dan Brebes. Sebanyak 471 kursi disiapkan dalam program tersebut. Para peserta didik juga memperoleh fasilitas pembebasan biaya operasional sekolah dan biaya personal selama masa pendidikan.

Baca juga: Paragon Wardah Buka Beasiswa Ri'aya 2026, Kesempatan Perempuan Muda Indonesia Belajar Kepemimpinan Global di Qatar

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Jawa Tengah memastikan proses SPMB 2026 berjalan secara terbuka dan akuntabel. Masyarakat diminta mengikuti seluruh tahapan sesuai aturan yang berlaku tanpa praktik perantara ataupun titipan.

“SPMB Jawa Tengah 2026 no titip, no jastip,” tegas Sadimin. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: