ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG — Suasana Atrium The Park Mall Semarang, berubah semarak ketika sejumlah siswa difabel dari SLB Kota Semarang tampil dalam peragaan busana Dekranasda Modest Fashion & Iftar Festival (D’Modifest) 2026. Dengan langkah mantap dan ekspresi percaya diri, mereka sukses mencuri perhatian pengunjung.
Di bawah sorot lampu panggung, para siswa berkebutuhan khusus tersebut memperagakan beragam busana karya desainer lokal Jawa Tengah. Mulai dari batik klasik, tenun berwarna cerah, hingga busana muslim modern, seluruh koleksi ditampilkan dengan penuh penghayatan layaknya model profesional.
Peragaan busana itu turut disaksikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, bersama Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin. Kehadiran mereka menambah semangat para peserta yang tampil di atas panggung.
Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian datang dari Andika Julio, siswa kelas IX SLB Semarang. Dengan balutan tenun ungu-kuning yang mencolok dipadu topi dan sepatu bergaya kasual, Andika tampil santai namun penuh percaya diri. Saat berada tepat di depan Wakil Gubernur, ia berhenti sejenak dan mengacungkan jempol, memancing senyum dan tepuk tangan dari para tamu undangan.
OPD Turut Tampil
Baca juga:
D’Modifest 2026 Semarang Menggelegar, Panggung Modest Fashion Jateng Siap Tembus Pasar Dunia
Tidak hanya siswa difabel, sebanyak 17 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jawa Tengah juga turut ambil bagian dalam fashion show tersebut. Mereka tampil kompak memperagakan busana khas daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri kriya dan fesyen lokal.
Usai peragaan, Taj Yasin bersama Nawal Arafah menyempatkan diri menyapa para siswa dan menyerahkan bunga sebagai bentuk apresiasi.
“Terima kasih sudah berani tampil. Tos dulu,” ujar Taj Yasin sambil menyalami salah satu siswa, disambut antusias oleh para peserta, Jumat (27/2/2026) petang.
Sementara itu, Nawal Arafah Yasin menjelaskan bahwa seluruh busana yang ditampilkan merupakan karya desainer lokal yang dihadirkan untuk memperkuat promosi produk unggulan Jawa Tengah.
Ia menambahkan, D’Modifest 2026 akan berlangsung hingga Minggu (1/3/2026) dengan beragam agenda. Selain fashion show, kegiatan ini menghadirkan sekitar 50 stan fesyen dan UMKM kuliner dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Baca juga:
Jalan Nasional di Jateng 93,47 Persen Mantap, Pemerintah Kebut Perbaikan Jelang Mudik Lebaran 2026
Berbagai lomba juga disiapkan untuk memeriahkan acara, antara lain lomba hadroh antar-OPD dan BUMD Pemprov Jateng, lomba tung-tung sahur pondok pesantren, lomba band pelajar SMA/SMK, serta hiburan lainnya.
Nawal berharap masyarakat turut meramaikan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap produk daerah.
“Harapannya kegiatan ini dapat memperkuat identitas budaya Jawa Tengah sekaligus menggerakkan UMKM lokal,” pungkasnya.