Sekolah Rakyat Cilacap Resmi Dimulai, 246 Siswa Didorong Putus Rantai Kemiskinan

Banyumas Raya Pendidikan
By Vivin  —  On Aug 31, 2026
Caption Foto : Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya berkeliling melihat kondisi Sekolah Rakyat yang baru saja dibuka, Senin (31/8/2026). (Foto : Dok. Kominfo Cilacap).

ORBIT-NEWS.COM, CILACAP – Sebanyak 246 siswa resmi memulai perjalanan pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu Kabupaten Cilacap. Program yang digagas pemerintah pusat ini diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi langkah jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Dimulainya kegiatan tersebut ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi Cilacap di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Senin (31/8/2026).

Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya menegaskan, Pemkab Cilacap siap memberikan dukungan terhadap keberlangsungan program tersebut. Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.

“Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Ammy.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI, DPR RI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta seluruh pihak yang turut mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Cilacap. Ammy berharap kesempatan pendidikan melalui Sekolah Rakyat dapat dimanfaatkan para siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter.

Baca juga: Slank Guncang Purwokerto, Konser di GOR Satria Obati Kerinduan Belasan Ribu Slankers

Ia berpesan agar para siswa menjalani proses pendidikan dengan disiplin, mematuhi aturan sekolah, serta terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, ikuti seluruh proses pendidikan dengan disiplin, dan patuhi tata tertib yang berlaku. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan bakat, potensi, dan prestasi,” katanya.

Menurut Ammy, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan bagian penting dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan.

Sekolah Rakyat Tak Sekadar Pendidikan Formal

Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Cilacap secara resmi dilakukan oleh Menteri Sosial RI yang diwakili Kepala Sentra Terpadu Kartini, dr. Nova Dwiyanto Suli. Nova memberikan apresiasi atas dukungan Pemkab Cilacap sejak tahap awal pendirian hingga sekolah mulai beroperasi. Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang mengusung tagline “Cerdas Bersama Tumbuh Setara”. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal. Di dalamnya terdapat integrasi antara pendidikan, pengasuhan, layanan sosial, hingga pembentukan karakter siswa.

Baca juga: Kemensos Perkuat Informasi Sekolah Rakyat, 5.299 Aduan Jadi Dasar Pengembangan LENSA SR

“Sekolah Rakyat adalah program strategis nasional dengan tagline ‘Cerdas Bersama Tumbuh Setara’. Ini bukan sekadar memberikan akses pendidikan formal, tetapi mengintegrasikan pengasuhan, layanan sosial, dan pembentukan karakter bermental baja sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” jelas Nova.

Salah satu keunggulan Sekolah Rakyat Cilacap adalah adanya asesmen bakat dan minat yang diberikan secara gratis. Asesmen tersebut digunakan untuk mengetahui potensi dan kemampuan setiap siswa secara lebih spesifik. Nova mengatakan pemetaan bakat penting agar proses pendidikan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak.

“Dengan mengenali bakat dan potensi, maka kami tidak akan pernah memaksa seekor gajah untuk belajar terbang, atau memaksa seekor burung untuk jago berenang,” ungkapnya.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu Kabupaten Cilacap, Heni Yulianingsih, menyampaikan sebanyak 246 siswa telah terdaftar dan resmi mengikuti tahun ajaran ini. Jumlah tersebut terdiri atas 19 siswa SRD, 107 siswa SRMP, dan 120 siswa SRMA.

Untuk mendukung proses pendidikan dan pengasuhan, Sekolah Rakyat Cilacap diperkuat 92 personel. Mereka terdiri atas 19 guru, 25 wali asuh, 9 wali asrama, serta tenaga penunjang lainnya.(*)

Baca juga: Purbalingga Siap Gelar Pilkades di 184 Desa, Klaim Dukungan Bermunculan

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: