ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang XIINERGY 2026. Dua mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Sabudaya berhasil meraih penghargaan bergengsi pada kompetisi tingkat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Saizu mampu berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga pada ranah literasi, penelitian ilmiah, dan seni sastra. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat peran komunitas mahasiswa sebagai ruang pengembangan potensi dan kreativitas di lingkungan kampus.
Ketua Komunitas Sabudaya, Muhammad Sahal Anifan, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa semangat berkarya dan budaya literasi di kalangan mahasiswa terus tumbuh dan mampu menghasilkan prestasi membanggakan.
“Komunitas Sabudaya dengan bangga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Siti Nurjannah atas pencapaian luar biasa sebagai Juara 1 Karya Tulis Ilmiah, dan Riva Aulia atas raihan Juara 2 Cipta Baca Puisi,” kata Sahal, Senin (18/5/2026).
Wadah Pengembangan Minat dan Bakat Mahasiswa
Baca juga: Polresta Banyumas Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Ganja, Pengedar Asal Wangon Dibekuk
Ajang XIINERGY 2026 yang diselenggarakan oleh ADIKSI UIN Saizu menjadi wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang ilmiah, sastra, hingga kreativitas. Kompetisi tersebut diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Prestasi pertama diraih dari cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Tim yang dipimpin Siti Nurjannah bersama Rio Alwi Syahputra dan Fina Widyaningrum sukses meraih Juara 1 melalui karya berjudul “Stoikisme: Bentuk Self Control terhadap Pengaruh FOMO pada Mahasiswa Berorganisasi di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.”
Melalui penelitian itu, tim mengangkat fenomena fear of missing out (FOMO) yang sering dialami mahasiswa aktif organisasi. Pendekatan stoikisme dipilih sebagai strategi pengendalian diri untuk membantu mahasiswa menghadapi tekanan sosial sekaligus menjaga keseimbangan aktivitas.
Karya tersebut tidak hanya menghadirkan kajian teoritis yang kuat, tetapi juga dilengkapi metode penelitian yang sistematis dan rekomendasi program yang dinilai relevan diterapkan di lingkungan kampus. Presentasi yang matang membuat tim memperoleh nilai tertinggi dari dewan juri.
Sementara itu, prestasi berikutnya datang dari cabang seni sastra. Riva Aulia berhasil meraih Juara 2 pada Lomba Cipta dan Baca Puisi melalui karya berjudul “Di Balik Keramaian, Ada yang Belum Pulang.”
Baca juga: Dua Sekolah Muhammadiyah Masuk SMA Unggul Garuda 2026, Bukti Mutu Pendidikan Kian Diakui Nasional
Puisi tersebut mendapat perhatian dewan juri karena memiliki kedalaman makna, pemilihan diksi yang kuat, serta penghayatan saat dibawakan di atas panggung. Penampilan Riva juga dinilai unggul dari sisi artikulasi, dinamika suara, hingga kemampuannya membangun suasana emosional bagi para pendengar.
Keberhasilan ganda yang diraih anggota Komunitas Sabudaya menjadi gambaran harmonisasi antara dunia akademik dan ruang kreatif mahasiswa. Komunitas tersebut dinilai berhasil menjadi wadah pengembangan bakat dalam bidang sastra, literasi, kebudayaan, dan pemikiran kritis.
Ke depan, Komunitas Sabudaya berencana memperkuat pembinaan internal melalui berbagai program, mulai dari lokakarya penulisan kreatif, pelatihan presentasi ilmiah, hingga forum rutin baca puisi sebagai ruang diskusi dan pengembangan karya. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem budaya kampus yang berkelanjutan serta melahirkan generasi muda yang kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
Prestasi di XIINERGY 2026 ini semakin mempertegas komitmen UIN Saizu dalam mendukung pengembangan intelektual sekaligus kreativitas mahasiswa. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berprestasi, dan aktif mengembangkan potensi melalui ruang akademik maupun komunitas kreatif di kampus.
Muhammad Sahal Anifan menegaskan, capaian yang diraih para anggota Sabudaya diharapkan menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.
Baca juga: Rumah di Kemranjen Banyumas Ludes Dibakar, Pelaku Diduga Anak Kandung yang Alami Gangguan Jiwa
“Prestasi ini bukan hanya tentang memenangkan lomba, tetapi juga menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan kontribusi nyata melalui karya ilmiah dan sastra. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang berani berkarya, aktif berproses, dan menjadikan ruang komunitas sebagai tempat bertumbuh bersama,” pungkasnya.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.