ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN – Pemkab Kebumen bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat yang ramai disuarakan melalui media sosial terkait kondisi sejumlah ruas jalan rusak di berbagai wilayah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemerintah memastikan penanganan dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas.
Kepala DPUPR Kebumen, Joni Hernawan, mengatakan penanganan awal saat ini masih bersifat darurat untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.
“Jika dipaksakan perbaikan permanen sekarang, berisiko rusak lagi karena curah hujan masih tinggi. Untuk sementara kami lakukan pengurukan, kemudian setelah Lebaran dilanjutkan pemeliharaan berkala,” jelasnya.
Salah satu ruas yang menjadi perhatian utama adalah jalan Sruni – Wonosari. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab telah menyiapkan dana sebesar Rp 3,04 miliar untuk pekerjaan betonisasi sepanjang 961 meter yang terbagi dalam lima segmen.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan peningkatan kualitas ruas Muktisari – Bocor dengan pagu anggaran Rp 4,5 miliar untuk perkerasan aspal dua lapis sepanjang 1.465 meter. Sementara ruas Bocor – Kejayan (selatan pasar) akan mendapat penanganan pengaspalan sepanjang 700 meter dengan alokasi Rp 2,09 miliar.
Baca juga:
Gelar Silaturahmi Kebangsaan, H. Wastam Ajak Warga Baturraden Perkuat Bhinneka Tunggal Ika di Momentum Imlek 2026
Perbaikan bertahap juga akan menyasar ruas Wonosari – Kembaran, khususnya di wilayah Desa Gondanglegi dan Desa Pucangan (dari Pasar Kendal ke arah utara). Adapun ruas Candimulyo – Bojongsari dialokasikan anggaran Rp 870 juta, sedangkan ruas Kedungbajul – Poncowarno disiapkan dana Rp 2 miliar.
Perbaikan Bertahap
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan persoalan infrastruktur jalan meski harus dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.
“Dengan keterbatasan anggaran, penanganan memang dilakukan bertahap. Namun kami pastikan perbaikan tetap berjalan sesuai prioritas,” kata Lilis.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses pengadaan barang dan jasa berlangsung, sekaligus mengajak warga ikut menjaga kondisi jalan setelah dilakukan perbaikan agar usia layanan infrastruktur dapat lebih panjang.
Baca juga:
Ambal Costume Carnival 2026 Meriahkan Ramadan, Ambalresmi Perkuat Identitas Desa Wisata