ORBIT-NEWS.COM, GROBOGAN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan tanggul jebol di Sungai Tuntang, Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, turun langsung ke lokasi pada Rabu (18/2/2026) untuk memastikan proses penutupan tanggul berjalan sesuai target.
Kerusakan tanggul yang terjadi pada Senin (16/2/2026) itu menyebabkan banjir dan memutus akses utama jalur provinsi Semarang–Grobogan. Dampaknya, mobilitas warga dan distribusi logistik sempat terganggu.
“Pak Gubernur sudah memberikan instruksi percepatan. Kami pastikan pekerjaan di lapangan berjalan. Insyaallah dua sampai tiga hari ke depan penutupan tanggul rampung,” ujar Taj Yasin di sela peninjauan.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana bergerak cepat dengan memobilisasi sembilan alat berat di dua titik tanggul yang jebol. Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan SDA IV BBWS Pemali Juana, Heri Santoso, menjelaskan komposisi alat tersebut meliputi satu dozer dan delapan ekskavator, serta tambahan satu unit alat kecil untuk normalisasi saluran irigasi di kaki tanggul.
“Hari ini kami fokus penutupan badan tanggul. Targetnya selesai dalam tiga hari. Setelah itu dilanjutkan penguatan struktur menggunakan bronjong selama sekitar tujuh hari,” jelas Heri.
Baca juga: Perbaikan Jalan Semarang–Godong Dikebut, Target Fungsional Sebelum Arus Mudik
Penguatan tanggul dinilai penting untuk mengantisipasi tekanan debit air susulan, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah hulu.
Debit Air Masih Jadi Tantangan
BBWS juga terus memantau debit Sungai Tuntang melalui dua titik kontrol, salah satunya di Bendung Gelapan. Aliran air yang masuk berasal dari kawasan Bancak dan Rawapening. Jika diperlukan, aliran dari Rawapening dapat dikendalikan sementara, namun debit terbesar disebut berasal dari Bancak yang belum memiliki sistem buka-tutup debit.
“Kondisi cuaca sangat mempengaruhi progres pekerjaan. Jika hujan deras kembali turun, tentu akan menjadi tantangan tersendiri,” tambah Heri.
Tak hanya fokus pada titik yang jebol, Pemprov Jateng juga meminta pemantauan menyeluruh di sepanjang tanggul Sungai Tuntang. Taj Yasin mengimbau pemerintah desa dan masyarakat setempat proaktif melaporkan jika menemukan potensi keretakan atau longsoran baru.
Baca juga: D’Modifest 2026 Semarang Menggelegar, Panggung Modest Fashion Jateng Siap Tembus Pasar Dunia
Penanganan kali ini, kata dia, bukan sekadar memperbaiki kerusakan, tetapi juga langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang saat puncak musim hujan.
Sementara itu, kebutuhan logistik warga terdampak dilaporkan dalam kondisi aman. Pemerintah juga menyiapkan pemasangan jembatan armco oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah dalam waktu sekitar satu pekan, agar jalur provinsi yang terputus bisa kembali difungsikan. Dengan percepatan yang dilakukan, diharapkan akses transportasi dan aktivitas warga di Grobogan dapat segera pulih secara bertahap.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.