Banner Utama

Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Merusak Kulit Wajah

Kecantikan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Feb 23, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Kulit wajah tidak hanya dipengaruhi faktor lingkungan seperti polusi dan paparan sinar matahari, tetapi juga kebiasaan harian yang kerap dianggap sepele. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat mempercepat kerusakan kulit, memicu iritasi, hingga menyebabkan penuaan dini.

Paparan radikal bebas dari asap rokok, debu, dan sinar UV memang berperan besar dalam merusak sel kulit. Namun, para ahli kecantikan menilai rutinitas perawatan yang keliru justru sering menjadi penyebab utama masalah kulit yang berulang. Berikut sejumlah kebiasaan yang perlu diwaspadai.

Pemakaian kosmetik dengan kandungan alkohol tinggi masih sering ditemukan. Alkohol memang membantu produk terasa ringan dan lebih awet, tetapi pada konsentrasi tinggi dapat membuat kulit kering dan sensitif. Risiko ini lebih besar pada pemilik kulit kering, sensitif, atau yang memiliki riwayat eksim dan alergi. Memilih produk berlabel bebas alkohol, paraben, dan pewangi sintetis menjadi langkah yang lebih aman. Jika muncul iritasi, menghentikan sementara penggunaan produk (skin fasting) bisa membantu memastikan penyebabnya.

Kebiasaan tidur tanpa membersihkan make up juga menjadi pemicu umum masalah kulit. Sisa kosmetik dan kotoran yang menempel semalaman dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat. Membersihkan wajah dengan make up remover dan sabun wajah sebelum tidur merupakan langkah sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan kulit.

Selain itu, kebersihan alat make up sering terabaikan. Kuas dan spons yang jarang dicuci mudah menjadi tempat berkembangnya bakteri. Saat digunakan kembali, kuman tersebut bisa berpindah ke kulit dan meningkatkan risiko infeksi. Membersihkan peralatan make up setidaknya seminggu sekali dengan sabun lembut dan air hangat sangat dianjurkan.

Baca juga: Rahasia Kulit Wajah Kencang, Ini 5 Cara Alami yang Terbukti Ampuh

Eksfoliasi atau scrub yang berlebihan juga tidak kalah berbahaya. Terlalu sering menggosok wajah dapat mengikis minyak alami kulit dan memicu iritasi. Umumnya, scrub cukup dilakukan maksimal tiga kali seminggu, atau satu hingga dua kali bagi pemilik kulit kering dan berjerawat. Proses ini sebaiknya ditunda jika kulit sedang sensitif atau meradang.

Kebiasaan mandi terlalu lama dengan air panas pun dapat memperburuk kondisi kulit. Air panas dan durasi mandi yang panjang bisa menghilangkan kelembapan alami kulit. Para ahli menyarankan durasi mandi cukup 5–10 menit dengan suhu air hangat, bukan panas.

Di luar rutinitas perawatan, gaya hidup juga memegang peranan penting. Merokok, konsumsi alkohol, stres berkepanjangan, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula, serta kurang tidur diketahui dapat membuat kulit tampak kusam dan lebih cepat menua.

Dengan memperbaiki kebiasaan-kebiasaan tersebut, kesehatan kulit wajah dapat lebih terjaga dan risiko kerusakan dini bisa diminimalkan.

Baca juga: Terapi Eksosom Makin Populer, Janjikan Regenerasi Kulit dan Penyembuhan, Seberapa Efektif?

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: