ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN — Kawasan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, bakal menjadi salah satu pusat perhatian dunia geologi pada Januari 2027. Wilayah yang menjadi bagian penting dari Geopark Kebumen tersebut dipilih sebagai lokasi rangkaian kegiatan International Union of Geological Sciences (IUGS) yang berkolaborasi dengan UNESCO.
Rangkaian agenda internasional itu dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Januari 2027 di Kampus Lapangan Karangsambung. Pemerintah Kabupaten Kebumen menyatakan siap memberikan dukungan agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menilai agenda IUGS-UNESCO menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Karangsambung sekaligus meningkatkan fungsi Geopark Kebumen sebagai ruang edukasi bagi masyarakat.
" Pemkab Kebumen sangat mendukung kegiatan yang akan diadakan pada Januari 2027 ini. Kami ingin agar Geopark Kebumen dapat berfungsi secara optimal sebagai sarana edukasi publik," ujar Lilis.
Menurut dia, dukungan tidak hanya diberikan dalam bentuk penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga kesiapan fasilitas penunjang bagi para peserta. Kampus Lapangan Karangsambung telah memiliki fasilitas penginapan yang dapat mendukung kebutuhan kegiatan tersebut.
Baca juga: Festival Kentongan Purbalingga 2026 Meriah, Citra Nada Sabet Juara 1
"Terkait fasilitas pendukung, penginapan sudah tersedia di Kampus Lapangan Karangsambung, dan kami siap memberikan dukungan penuh," katanya.
Karangsambung Jadi Lokasi Pelatihan Internasional
Kegiatan yang berlangsung di Karangsambung bukan sekadar agenda pertemuan. UNESCO Geopark Event dan IUGS Workshop akan menjadi bagian utama kegiatan pada 18–21 Januari 2027. Agenda tersebut akan diisi dengan pelatihan langsung, pengisian dossier, peningkatan kapasitas, serta diskusi bersama para ahli di bidang ilmu kebumian. Sejumlah isu strategis juga akan dibahas, mulai dari mitigasi bencana alam, energi terbarukan, perubahan iklim hingga manajemen air.
Pemilihan Karangsambung sebagai lokasi kegiatan sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Geopark Kebumen kepada komunitas ilmiah internasional.
Setelah agenda di Kebumen, rangkaian kegiatan IUGS-UNESCO akan berlanjut di Yogyakarta pada 21–27 Januari 2027. Berbagai agenda telah disiapkan, di antaranya Welcome Reception, IUGS EC Meeting Open Session, IUGS Gala Dinner, Two-day IUGS/Secretariat Field Trip, hingga IUGS EC Meeting Closed Session. Pertemuan tersebut akan melibatkan berbagai unsur, termasuk UNESCO, pengelola geopark, IUGS, perwakilan kementerian, serta kolega dari dalam dan luar negeri.
Baca juga: UMP Gelar Purwokerto Village Run 2026, Pelari Diajak Nikmati Alam dan Budaya Banyumas
IUGS merupakan organisasi ilmiah internasional nonpemerintah yang bergerak di bidang ilmu kebumian. Organisasi tersebut berdiri pada 1961 dan menjadi bagian dari International Science Council (ISC). IUGS saat ini memiliki anggota dari lebih dari 121 negara dan mewakili lebih dari satu juta geosaintis di berbagai belahan dunia. Organisasi tersebut memiliki peran dalam pengembangan standar ilmiah bidang kebumian sekaligus mendorong kerja sama penelitian lintas negara.
Kolaborasi IUGS dan UNESCO selama ini mencakup berbagai bidang, antara lain ilmu bumi, pelestarian warisan geologi serta pengembangan global geoparks. Dengan masuknya Karangsambung dalam agenda internasional tersebut, Pemkab Kebumen berharap keberadaan Geopark Kebumen semakin dikenal sekaligus mampu memberikan manfaat lebih besar, khususnya sebagai pusat pembelajaran mengenai geologi, lingkungan dan kebencanaan bagi masyarakat. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.