Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat: Tuntaskan MPLS, Jaga Aset, Perkuat Dokumentasi

Pendidikan
By Ariyani  —  On Aug 05, 2026
Caption Foto : Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Foto : Dok. Kemensos).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, meminta seluruh kepala Sekolah Rakyat di Indonesia tidak hanya fokus pada proses pembelajaran, tetapi juga memastikan masa awal pendidikan berjalan tertib, terdata, dan terdokumentasi dengan baik. Pesan tersebut disampaikan Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf saat memimpin rapat koordinasi bersama para kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia secara daring, Rabu (5/8/2026).

Gus Ipul menyoroti tiga hal yang dinilai menjadi fondasi penting dalam pengelolaan Sekolah Rakyat. Ketiganya meliputi penyelesaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan pendataan awal siswa, pemeliharaan sarana prasarana sebagai barang milik negara, serta penguatan dokumentasi kegiatan untuk membangun narasi positif Sekolah Rakyat kepada masyarakat.

“MPLS secara umum berjalan dengan baik. Saya ingin menyampaikan tiga hal penting sebagai pengingat kita semua. Yang pertama MPLS Sekolah Rakyat harus tuntas dan baseline siswa harus terdata. Yang kedua, sarana dan prasarana sebagai barang milik negara harus dijaga sejak awal. Yang ketiga, dokumentasi harus diperkuat menjadi narasi publik,” kata Gus Ipul. 

Gus Ipul meminta setiap kepala Sekolah Rakyat memastikan seluruh proses pemeriksaan kesehatan siswa tercatat secara sistematis. Tidak hanya itu, pemetaan bakat melalui DNA Talent juga diminta dilakukan dan didokumentasikan untuk seluruh peserta didik. Menurutnya, data tersebut penting sebagai gambaran awal kondisi siswa sekaligus menjadi dasar untuk melihat perkembangan mereka selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Pastikan cek kesehatan siswa tuntas, data kesehatan tersimpan rapi, dan tes DNA Talent berjalan untuk seluruh siswa. Sukseskan Program Taruna Bhakti dan laporkan pelaksanaannya secara berkala,” ujarnya.

Baca juga: Bukan Sekedar Kenyang, Ini Makanan yang Bisa Mendukung Kecerdasan Anak

Gus Ipul juga meminta Program Taruna Bhakti tetap berjalan dan pelaksanaannya dilaporkan secara berkala kepada Kementerian Sosial.

Kepala Sekolah Diminta Jadi Teladan Disiplin

Selain urusan administrasi dan pendataan, persoalan kedisiplinan menjadi perhatian khusus Menteri Sosial. Gus Ipul mengingatkan agar budaya tertib dan bersih dibangun sejak awal karena Sekolah Rakyat memiliki fasilitas yang merupakan aset negara.

Ia tidak ingin gedung dan fasilitas yang baru digunakan justru mengalami penurunan kualitas akibat tidak dirawat dengan baik.

“Jangan sampai gedung yang sebesar itu dalam satu tahun berubah menjadi gedung yang kotor, tidak terawat, dan menimbulkan kesan negatif. Bangun budaya tertib dan bersih sejak awal. Tanamkan kepada seluruh warga sekolah bahwa ini dibangun dengan uang rakyat sehingga harus dijaga bersama,” tegasnya.

Baca juga: UIN Saizu Buka KIP Kuliah 2026, 315 Mahasiswa Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Budaya disiplin, lanjut Gus Ipul, tidak boleh hanya dibebankan kepada siswa. Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas keamanan, petugas kebersihan hingga seluruh unsur pendukung harus memberikan contoh yang sama.

“Kita sedang mempersiapkan generasi emas. Kepala sekolah harus menjadi komandan tertinggi sekaligus kompas moral yang membangun suasana disiplin di sekolah. Kepala sekolahnya disiplin, guru-gurunya disiplin, petugas kebunnya disiplin, petugas dapurnya disiplin, semuanya harus memberi teladan,” katanya. 

Gus Ipul juga meminta kepala Sekolah Rakyat lebih aktif mendokumentasikan berbagai aktivitas siswa. Dokumentasi tersebut dinilai bukan sekadar arsip, tetapi dapat menjadi bagian penting untuk memperlihatkan perkembangan siswa kepada publik. Ia meminta proses MPLS hingga kehidupan siswa di lingkungan sekolah dan asrama direkam secara utuh.

“Rekam seluruh proses MPLS secara utuh, mulai siswa diantar orang tua, pemeriksaan kesehatan, aktivitas sehari-hari hingga kehidupan di asrama. Dokumentasikan momen-momen sederhana yang menunjukkan perkembangan anak-anak kita karena itu akan menjadi baseline perubahan mereka,” ujar Gus Ipul.

Menurutnya, dokumentasi yang baik dapat membantu masyarakat melihat proses pendidikan di Sekolah Rakyat secara lebih utuh, termasuk perubahan dan perkembangan siswa sejak awal mengikuti program. (*)

Baca juga: Polres Kebumen Bekali Pelajar SMAN 1 Kebumen Agar Tak Mudah Terjebak Hoaks AI

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: