Banner Utama

Cilacap Percepat Program Makan Bergizi Gratis, Ribuan SPPG Digenjot Agar Standar Nasional Tercapai

Banyumas Raya
By Vivin  —  On Feb 19, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, CILACAP — Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap terus diperluas untuk menjangkau pelajar dari PAUD hingga SMA, serta kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Targetnya: memastikan ratusan ribu warga menerima nutrisi seimbang sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap, Hamzah Syafroedin, menyebutkan jumlah penerima manfaat MBG terbesar berasal dari sekolah dasar (SD), mencapai 145.245 siswa. Diikuti SMP sebanyak 75.789 siswa, SMA 61.321 siswa, dan anak usia dini di PAUD/TK sebanyak 40.449 anak. Sementara itu, kelompok rentan yang menjadi sasaran program ini terdiri dari 73.563 jiwa.

“Dengan jumlah sasaran yang sangat besar, kami harus memastikan dapur produksi memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), distribusi pangan berjalan lancar, dan keamanan makanan terjamin,” kata Hamzah.

Tantangan Administratif dan Sertifikasi

Koordinator MBG Wilayah Cilacap, Irfan Anjas Purwo, mengungkapkan data terbaru per 9 Februari 2026 menunjukkan masih banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum sepenuhnya memenuhi standar. Dari total 168 SPPG yang direncanakan, 123 telah beroperasi, sedangkan 45 masih menunggu penerbitan SLHS.

Baca juga: Gelar Silaturahmi Kebangsaan, H. Wastam Ajak Warga Baturraden Perkuat Bhinneka Tunggal Ika di Momentum Imlek 2026

Dalam hal perlindungan tenaga kerja, hanya 106 SPPG yang telah mendaftar BPJS Ketenagakerjaan, sementara 62 lainnya belum. Sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) baru dimiliki 29 SPPG, sertifikasi halal dimiliki 42 SPPG, dan sertifikasi koki/chef dimiliki 92 SPPG.

Irfan menambahkan, untuk pendistribusian paket 3B (balita, ibu hamil, ibu menyusui), baru 85 SPPG yang aktif menyalurkan bantuan. Sisanya masih dalam proses persiapan administrasi dan sertifikasi.

“Data ini menjadi dasar evaluasi percepatan program. Kami terus mendorong seluruh SPPG memenuhi standar nasional agar pelayanan kepada ratusan ribu penerima manfaat bisa optimal,” ujar Irfan. 

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menegaskan bahwa kendala yang ada merupakan bagian dari proses penguatan sistem. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pemenuhan standar operasional, sekaligus menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi seluruh penerima MBG.

“Kami berharap program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya anak-anak, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi warga,” tegas Syamsul.

Baca juga: Ambal Costume Carnival 2026 Meriahkan Ramadan, Ambalresmi Perkuat Identitas Desa Wisata

Bupati Syamsul mengajak masyarakat terlibat aktif, mulai dari penyediaan bahan pangan, pengelolaan dapur MBG, hingga penguatan koperasi desa. Dengan keterlibatan luas, perputaran ekonomi lokal dapat lebih merata dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Cilacap.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: