Banjarnegara Siaga Darurat Kekeringan

BPBD Percepat Distribusi Air Bersih untuk Ribuan Warga
Banyumas Raya
By Vivin  —  On Jul 18, 2026
Caption Foto : BPBD Banjarnegara mulai melakukan droping air bersih ke warga. (Foto : Dok. Kominfo Banjarnegara).

ORBIT-NEWS.COM, BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara resmi menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus. Penetapan status tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan krisis air bersih dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran hingga September mendatang.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi musim kemarau tahun ini berpotensi memicu kekeringan di sejumlah wilayah Banjarnegara. Untuk itu, Bupati Banjarnegara telah menerbitkan Keputusan Bupati tentang penetapan status siaga darurat sebagai dasar pelaksanaan langkah-langkah penanganan di lapangan.

Menurut Aji, pengalaman kekeringan pada 2023 menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

“Status siaga darurat ini menjadi dasar bagi seluruh perangkat daerah untuk bergerak lebih cepat. Kami tidak ingin dampak kekeringan seperti yang pernah terjadi pada 2023 kembali dirasakan masyarakat. Karena itu seluruh langkah mitigasi sudah kami siapkan sejak awal,” jelasnya.

BPBD mencatat hingga 9 Juli 2026 telah mendistribusikan 157 tangki air bersih kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut telah memenuhi kebutuhan 4.054 jiwa atau 1.282 kepala keluarga yang berada di sejumlah wilayah rawan kekeringan, di antaranya Kecamatan Pagedongan, Bawang, dan Purwanegara.

Baca juga: Pelemparan Kereta Api di Daop 5, KAI Soroti Aksi Berbahaya yang Masih Terjadi

Krisis Air Bersih di Kecamatan Bawang

Selain menghadapi dampak musim kemarau, BPBD juga menangani persoalan krisis air di Desa Serang dan Desa Gemuruh, Kecamatan Bawang. Gangguan pasokan air di dua desa tersebut dipicu oleh jebolnya tanggul yang menghambat distribusi air bagi warga.

Aji menjelaskan proses perbaikan tanggul terus dikebut dan ditargetkan selesai pada Juli 2026 sehingga aliran air dapat kembali normal.

“Perbaikan tanggul sedang kami percepat melalui proses pemadatan. Harapannya dalam bulan ini distribusi air ke Desa Serang dan Gemuruh sudah kembali lancar sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan air,” katanya.

Untuk mendukung penyaluran air bersih, BPBD mengoperasikan empat armada tangki, terdiri atas tiga kendaraan milik BPBD dan satu unit bantuan dari TNI. Pemerintah juga mengajak dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat yang ingin membantu penyediaan air bersih agar berkoordinasi dengan BPBD sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara merata dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca juga: Meresahkan Warga, Polisi Evakuasi ODGJ di Buayan ke Rumah Sakit

Sementara itu, Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana meminta seluruh camat di daerah yang berpotensi mengalami kekeringan, khususnya Kecamatan Susukan, Mandiraja, Purwanegara, dan Bawang, segera menyiapkan tandon atau bak penampungan air di lokasi strategis.

“Keberadaan tandon air akan sangat membantu mempercepat proses distribusi air bersih kepada masyarakat. Dengan titik penampungan yang memadai, bantuan dapat disalurkan lebih efektif dan menjangkau warga yang membutuhkan,” tegas Bupati.

Pemkab Banjarnegara bersama BPBD memastikan pemantauan terhadap wilayah rawan kekeringan akan terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan dampak kekeringan sekaligus menjamin kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: