Gempa M5,9 Guncang Jawa, 8 Perjalanan KA di Daop 5 Purwokerto Sempat Berhenti

Caption Foto : Petugas Daop 5 Purwokerto melakukan pemeriksaan jalur KA pascagempa yang terjadi, Sabtu (12/9/2026) pagi.(Foto : Dok. Daop 5 Purwokerto).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 yang mengguncang Pulau Jawa pada Sabtu (12/9/2026) dini hari turut memicu langkah pengamanan perjalanan kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto.

Sebanyak delapan perjalanan kereta api sempat dihentikan sementara melalui prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB). Langkah tersebut dilakukan KAI sebagai bentuk antisipasi untuk memastikan kondisi jalur dan berbagai prasarana perkeretaapian tetap aman setelah gempa terjadi.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa pemeriksaan prasarana menjadi prosedur penting ketika terjadi gempa maupun kondisi lain yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.

“Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 8 perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto sempat dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB). Tindakan tersebut merupakan prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan KA tetap aman,” ujar As’ad.

Selama kereta berhenti, petugas KAI langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi prasarana di sejumlah lintasan. Pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada rel, tetapi juga mencakup jembatan, terowongan hingga berbagai fasilitas yang mendukung operasional perjalanan kereta api. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak terdapat kerusakan pada prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 5 Purwokerto akibat gempa.

Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut

“Dari hasil pemeriksaan, seluruh prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 5 Purwokerto dinyatakan aman dan tidak ditemukan kerusakan akibat gempa. Setelah seluruh lintas dipastikan aman dan laik dilalui, perjalanan kereta api kembali dilanjutkan,” jelasnya.

Dengan kondisi jalur yang dinyatakan aman, perjalanan KA kemudian kembali dilanjutkan. Meski demikian, penghentian sementara tersebut menyebabkan sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan dengan durasi yang berbeda-beda.

Berikut delapan perjalanan KA yang sempat mengalami BLB:

  1. KA 64B Manahan relasi Gambir–Solobalapan: terlambat 20 menit.
  2. KA 274 Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar: terlambat 31 menit.
  3. KA 258B Progo relasi Pasarsenen–Lempuyangan: terlambat 24 menit.
  4. KA 288 Serayu relasi Pasarsenen–Purwokerto: terlambat 55 menit.
  5. KA 2506 Angkutan BBM: terlambat 59 menit.
  6. KA 305 Angkutan Retail: terlambat 39 menit.
  7. KA 2711 Angkutan Semen: terlambat 31 menit.
  8. KA 2721 Angkutan Semen: terlambat 32 menit.

KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak pemberhentian sementara tersebut.  Keputusan menghentikan perjalanan untuk sementara merupakan bagian dari upaya memastikan keselamatan sebelum kereta kembali melintas.

“KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat pemberhentian sementara tersebut. Kami juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan selama proses pemeriksaan berlangsung,” kata As’ad.

Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam

KAI memastikan aspek keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap perjalanan kereta api. Pemeriksaan terhadap prasarana juga akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi, terutama setelah terjadi kondisi yang berpotensi memengaruhi keamanan perjalanan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan tidak hanya bagi penumpang, tetapi juga awak kereta api sekaligus menjaga operasional perjalanan KA tetap berjalan lancar di wilayah Daop 5 Purwokerto. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: