Kulit Sensitif Mudah Berjerawat? Ini Cara Merawatnya agar Tetap Sehat

Kecantikan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Aug 31, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Jerawat tidak hanya menjadi persoalan kulit yang dialami remaja. Orang dengan kulit sensitif juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kulit, terutama ketika perawatan yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi kulit.

Kulit sensitif biasanya lebih mudah mengalami kemerahan, rasa perih, gatal, atau iritasi ketika terkena faktor tertentu. Paparan sinar matahari, perubahan suhu, sabun, debu hingga stres dapat memicu reaksi pada kulit.

Sementara itu, jerawat terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh sel kulit mati, minyak alami atau sebum, serta kuman. Sumbatan tersebut kemudian dapat memicu peradangan yang ditandai dengan munculnya jerawat.

Masalah jerawat paling banyak ditemukan pada masa pubertas hingga dewasa muda. Perubahan hormon, faktor keturunan, stres dan komedo menjadi sejumlah faktor yang dapat memperburuk kondisi tersebut. Meski demikian, jerawat juga bisa muncul pada usia yang lebih tua. Salah satu alasannya, kulit sensitif dapat berkembang atau semakin mudah bereaksi seiring bertambahnya usia.

Karena itu, pemilik kulit sensitif yang mudah berjerawat perlu lebih selektif dalam menentukan rutinitas perawatan kulit. Perawatan yang tepat bukan hanya bertujuan mengurangi jerawat, tetapi juga menjaga lapisan pelindung kulit agar tidak semakin mudah mengalami iritasi. 

Baca juga: 7 Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah Secara Alami, Mudah Dilakukan di Rumah

Ada sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan untuk membantu menjaga kesehatan kulit sensitif sekaligus mengurangi risiko munculnya jerawat.

1. Jangan terlalu sering mencuci wajah

Membersihkan wajah secara rutin penting untuk menghilangkan kotoran, minyak dan keringat. Namun, kulit sensitif justru dapat mengalami iritasi apabila terlalu sering dicuci atau menggunakan produk pembersih yang terlalu keras.

Wajah dapat dibersihkan sekitar dua kali sehari, terutama setelah berkeringat atau ketika wajah terasa berminyak.

Pilih pembersih wajah dengan formula lembut dan hindari menggosok kulit terlalu kuat. Penggunaan scrub juga sebaiknya dihindari jika membuat kulit semakin merah atau perih.

Baca juga: 8 Rekomendasi Sheet Mask Terbaik untuk Kulit Cerah, Lembap, dan Sehat

Pembersih berbentuk gel atau cair dengan formula lembut dapat menjadi pilihan bagi pemilik kulit sensitif.

2. Perhatikan bahan dalam skincare

Tidak semua produk perawatan kulit cocok untuk kulit sensitif. Sebelum membeli skincare, periksa terlebih dahulu komposisinya.

Pemilik kulit sensitif yang rentan berjerawat sebaiknya berhati-hati terhadap produk yang mengandung pewangi, alkohol, bahan antibakteri tertentu maupun deodoran yang berpotensi memicu iritasi.

Jika setelah menggunakan produk tertentu muncul kemerahan, rasa terbakar, gatal atau perih, penggunaan produk tersebut sebaiknya dihentikan dan dievaluasi kembali.

Baca juga: Cara Membuat Bibir Hitam Kembali Merona, Jangan Asal Oles

3. Lindungi wajah dari sinar matahari

Paparan sinar matahari juga perlu menjadi perhatian. Kulit sensitif dapat mengalami iritasi ketika terlalu lama terkena sinar matahari secara langsung.

Sebisa mungkin kurangi paparan langsung, khususnya pada periode ketika sinar matahari terasa terik, sekitar pukul 10.00 hingga 14.00.

Penggunaan tabir surya atau sunscreen menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Pilih produk dengan perlindungan terhadap UVA dan UVB.

Bahan seperti zinc oxide dan titanium dioxide juga dapat menjadi pilihan pada produk tabir surya untuk kulit yang sensitif.

Baca juga: 7 Cara Membuat Rambut Kasar Jadi Lebih Lembut dan Mudah Diatur, Bisa Dilakukan di Rumah

4. Perbaiki pola makan

Kondisi kulit juga berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari, termasuk pola makan. Mengonsumsi makanan bergizi dapat membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung kondisi kulit.

Perbanyak sayuran, buah-buahan, sumber protein, biji-bijian dan makanan yang mengandung vitamin C.

Sebaliknya, konsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh sebaiknya tidak berlebihan. 

Selain rutinitas perawatan, pemilihan produk juga menjadi bagian penting bagi orang yang memiliki kulit sensitif dan mudah berjerawat. Salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah label hypoallergenic. Produk dengan label tersebut diklaim memiliki risiko menimbulkan reaksi alergi yang lebih rendah dibandingkan produk pada umumnya.

Baca juga: ParagonCorp Gandeng USK Kembangkan Potensi Nilam Aceh untuk Inovasi Kosmetik Berbasis Sains

Pemilik kulit sensitif juga dapat mempertimbangkan produk dengan komposisi yang relatif sederhana. Semakin banyak bahan dalam sebuah produk, semakin banyak pula komponen yang berpotensi menimbulkan reaksi pada kulit tertentu.

Untuk pelembap, produk dengan jumlah bahan yang tidak terlalu banyak dapat menjadi pilihan. Beberapa bahan seperti zinc juga dikenal dapat digunakan dalam produk yang ditujukan untuk kulit sensitif dan berjerawat. Bahan witch hazel yang memiliki kandungan antioksidan juga dapat ditemukan dalam sejumlah produk perawatan kulit.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kandungan asam. Produk dengan konsentrasi asam yang terlalu tinggi berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit sensitif. Meski begitu, jenis dan kadar asam tertentu dalam konsentrasi yang tepat justru dapat membantu menangani masalah jerawat. Karena itu, penggunaan bahan aktif sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit dan petunjuk penggunaan produk. 

Kulit sensitif dan jerawat membutuhkan pendekatan perawatan yang lebih hati-hati. Alih-alih menggunakan banyak produk sekaligus, pemilik kulit sensitif sebaiknya membangun rutinitas sederhana dengan produk yang sesuai.

Membersihkan wajah secara lembut, melindungi kulit dari sinar matahari, memilih kandungan skincare dengan cermat dan menjaga pola makan merupakan langkah yang dapat dilakukan secara konsisten.

Baca juga: ParagonCorp Perkuat Riset Kecantikan Berbasis Sains Lewat Teknologi Multi-Omics

Jika jerawat semakin parah, muncul peradangan berat, atau kulit terus mengalami iritasi meski sudah mengganti produk perawatan, konsultasi dengan dokter kulit menjadi pilihan yang lebih aman untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: