Solidaritas ASN Purbalingga untuk NTT dan Kalimantan, Donasi Tembus Rp181 Juta

Banyumas Raya
By Vivin  —  On Aug 22, 2026
Caption Foto : Sekda Purbalingga, Herni Sulasti menyerahkan donasi dari ASN kepada Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif untuk diteruskan kepada korban bencana NTT dan Kalimantan. (Foto : Dok. Prokompim Purbalingga).

ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA – Solidaritas untuk membantu warga yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan datang dari Kabupaten Purbalingga. Pemkab Purbalingga bersama aparatur sipil negara (ASN) berhasil menghimpun donasi kemanusiaan sebesar Rp181.441.853.

Dana tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana di dua wilayah tersebut melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis dalam kegiatan di lingkungan Pemkab Purbalingga.

Sekretaris Daerah Purbalingga, Herni Sulasti, menyerahkan dana yang telah terkumpul kepada Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif dan Wakil Bupati, Dimas Prasetyahani. Selanjutnya, bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ketua PMI Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono untuk diteruskan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT dan Kalimantan.

Bupati Fahmi mengatakan, penggalangan dana tersebut menjadi wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan jajaran pemerintah daerah serta ASN Purbalingga terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Donasi yang terkumpul nantinya akan kami kirimkan untuk saudara-saudara kita di NTT dan Kalimantan,” kata Fahmi.

Baca juga: Pelemparan Kereta Api di Daop 5, KAI Soroti Aksi Berbahaya yang Masih Terjadi

Menurutnya, semangat gotong royong perlu terus dijaga, terutama ketika masyarakat di daerah lain sedang membutuhkan bantuan. Ia pun mengajak masyarakat Purbalingga yang memiliki kemampuan finansial untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Purbalingga yang memiliki kelebihan secara finansial untuk saling membantu dan mengumpulkan donasi bagi saudara-saudara kita di NTT dan Kalimantan,” ujarnya.

Fahmi berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana. Ia menilai dukungan dari berbagai pihak menjadi kekuatan penting bagi masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

“Semoga saudara-saudara kita di NTT dan Kalimantan yang saat ini sedang mengalami bencana segera dapat pulih seperti sediakala,” katanya.

Waspada Potensi Bencana

Baca juga: Meresahkan Warga, Polisi Evakuasi ODGJ di Buayan ke Rumah Sakit

Di tengah upaya membantu korban bencana di daerah lain, Fahmi juga mengingatkan masyarakat Purbalingga agar tidak lengah terhadap potensi bencana yang terjadi di wilayah sendiri. Saat ini, sejumlah daerah di Kabupaten Purbalingga mulai mengalami kekeringan.

Masyarakat diminta lebih bijak menggunakan air dan menyiapkan cadangan air apabila memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai. Langkah tersebut dinilai penting sebagai antisipasi menghadapi musim kering yang berpotensi berlangsung cukup lama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan menyimpan air apabila memiliki tempat penyimpanan. Menurut informasi dari BMKG, kekeringan yang terjadi di wilayah Purbalingga berpotensi berlangsung cukup panjang hingga Februari mendatang,” ujar Fahmi.

Selain ancaman kekeringan, kondisi cuaca kering juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Karena itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama di area perkebunan dan kawasan hutan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan atau hutan, seperti membakar di kebun maupun di kawasan hutan,” katanya.

Baca juga: Polresta Banyumas Bongkar Penggelapan Uang ATM BRI, Dua Karyawan Jadi Tersangka

Sementara itu, Pemkab Purbalingga terus melakukan langkah penanganan di wilayah yang terdampak kekeringan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyalurkan atau dropping air bersih secara rutin kepada masyarakat yang membutuhkan. Warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih juga diminta segera melaporkan kondisi tersebut melalui kanal Lapor Masbup agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Bagi wilayah di Purbalingga yang mengalami kekeringan dapat dilaporkan melalui Lapor Masbup untuk segera dilakukan penanganan berupa dropping air bersih,” kata Fahmi. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: