Asal Usul Pelangi, Fenomena Indah yang Muncul Setelah Hujan

Hiburan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Aug 11, 2026
Caption Foto : Ilustrasi

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Pelangi menjadi salah satu fenomena alam yang kerap menarik perhatian. Lengkungan warna-warni yang muncul di langit setelah hujan sering dianggap sebagai pertanda keindahan alam. Namun, di balik tampilannya yang memukau, pelangi ternyata terbentuk melalui proses ilmiah yang cukup sederhana.

Pelangi terjadi ketika cahaya Matahari bertemu dengan butiran air yang masih melayang di udara. Cahaya putih dari Matahari sebenarnya terdiri dari berbagai warna. Ketika cahaya tersebut masuk ke dalam tetesan air, cahaya akan dibiaskan, dipantulkan di dalam tetesan, kemudian dibiaskan kembali saat keluar.

Proses tersebut membuat cahaya Matahari terurai menjadi sejumlah warna yang dapat dilihat mata. Warna-warna itu biasanya dikenal dengan urutan merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Mengapa Pelangi Sering Muncul Setelah Hujan?

Pelangi lebih mudah terlihat ketika hujan mulai reda dan Matahari kembali bersinar. Pada kondisi tersebut, masih terdapat banyak tetesan air di udara yang berfungsi seperti prisma alami.

Baca juga: Tak Perlu Mahal, Masakan Rumahan Sederhana Ini Bisa Bikin Nasi Nambah

Posisi Matahari juga berpengaruh. Pelangi biasanya terlihat ketika Matahari berada di belakang pengamat, sementara hujan atau kumpulan tetesan air berada di depan. Karena itu, pelangi lebih sering terlihat pada pagi atau sore hari ketika posisi Matahari relatif rendah.

Bukan Sekedar Lengkungan Warna

Meski dari kejauhan tampak seperti sebuah lengkungan yang memiliki bentuk tetap, sebenarnya pelangi merupakan fenomena optik. Setiap orang dapat melihat pelangi dari sudut yang sedikit berbeda karena posisi pengamat menentukan cahaya yang masuk ke mata.

Itulah sebabnya pelangi seolah-olah berada di suatu tempat tertentu, padahal tidak ada benda fisik berbentuk lengkungan yang bisa disentuh atau didatangi.

Selain pelangi utama, dalam kondisi tertentu juga dapat muncul pelangi ganda. Fenomena ini terjadi ketika cahaya mengalami proses pemantulan lebih dari satu kali di dalam tetesan air, sehingga terbentuk lengkungan kedua dengan warna yang lebih samar.

Baca juga: Weton Wage Disebut Keramat, Ini Makna dan Kepercayaan yang Hidup dalam Tradisi Jawa

Keindahan pelangi akhirnya bukan hanya menjadi pemandangan yang memanjakan mata, tetapi juga menjadi bukti bahwa interaksi sederhana antara cahaya Matahari dan air dapat menghasilkan fenomena alam yang luar biasa. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: