ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Sakit gigi menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat. Meski awalnya hanya terasa ngilu, kondisi ini dapat berkembang menjadi nyeri hebat yang mengganggu aktivitas, sulit makan, hingga membuat penderitanya kesulitan tidur.
Sakit gigi umumnya disebabkan oleh gigi berlubang, infeksi pada gusi, gigi retak, penumpukan plak, atau tumbuhnya gigi bungsu. Karena penyebabnya beragam, penanganannya pun perlu disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya.
Sebelum mendapatkan perawatan dari dokter gigi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan rasa sakit.
Berkumur Air Garam
Air garam hangat dikenal sebagai salah satu pertolongan pertama yang mudah dilakukan di rumah. Larutan ini membantu membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi sekaligus mengurangi jumlah bakteri di rongga mulut.
Baca juga: Jangan Hanya Jalan Kaki, Latihan Otot Penting Saat Memasuki Usia Tua
Caranya cukup dengan melarutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, kemudian gunakan untuk berkumur selama sekitar 30 detik.
Kompres Dingin
Jika sakit gigi disertai pembengkakan pada pipi atau gusi, kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan nyeri.
Tempelkan kompres yang dibungkus kain bersih pada bagian pipi yang terasa sakit selama 15–20 menit. Hindari menempelkan es batu langsung ke kulit.
Minum Obat Pereda Nyeri
Baca juga: Kebiasaan Gigit Kuku, Sepele tapi Bisa Berdampak pada Kesehatan
Obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat menjadi pilihan sementara untuk mengurangi rasa sakit. Namun, penggunaannya harus mengikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Perlu diingat, obat hanya membantu meredakan gejala, bukan mengatasi penyebab sakit gigi.
Jaga Kebersihan Mulut
Meski gigi terasa sakit, kebersihan mulut tetap harus dijaga. Sikat gigi secara perlahan menggunakan sikat berbulu lembut dan bersihkan sela-sela gigi agar tidak ada sisa makanan yang memicu pertumbuhan bakteri.
Hindari menyikat area yang sakit terlalu keras karena dapat memperparah rasa nyeri.
Baca juga: Kalori Nasi Goreng Berapa? Ini Perkiraan Tiap Varian dan Tips Membuatnya Lebih Sehat
Hindari makanan Pemicu Nyeri
Saat mengalami sakit gigi, sebaiknya hindari makanan dan minuman yang terlalu panas, terlalu dingin, terlalu manis, atau terlalu keras. Jenis makanan tersebut dapat memicu rasa ngilu yang lebih hebat, terutama jika terdapat gigi berlubang atau saraf gigi yang terbuka.
Pilih makanan bertekstur lembut agar proses mengunyah tidak memberikan tekanan berlebih pada gigi yang bermasalah.
Segera Periksa ke Dokter Gigi
Apabila sakit gigi tidak kunjung membaik dalam satu hingga dua hari, disertai pembengkakan hebat, demam, keluar nanah, atau nyeri semakin parah, segera periksakan diri ke dokter gigi.
Baca juga: 3 Juta Warga Terpapar Kabut Asap Karhutla
Penanganan sedini mungkin dapat mencegah infeksi menyebar dan mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius. Pemeriksaan juga penting untuk mengetahui penyebab pasti sehingga pengobatan yang diberikan dapat mengatasi sumber masalah, bukan hanya meredakan rasa sakit.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi bila diperlukan, membatasi konsumsi makanan manis, serta rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali merupakan langkah terbaik untuk mencegah sakit gigi datang kembali. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.