Ahmad Luthfi Perkuat Pencegahan LGBT di Jawa Tengah

Tanamkan Edukasi Dini dan Konseling Gratis
Daerah
By Vivin  —  On Jul 08, 2026
Caption Foto : Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyatakan komitmennya dalam upaya pencegahan LGBT di Jateng. (Foto : Dok. Diskomdigi Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait upaya pencegahan penyebaran perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Langkah tersebut akan dilakukan melalui penguatan pendidikan karakter, edukasi sejak usia dini, hingga penyediaan layanan konseling psikologis yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah diminta mengambil langkah preventif agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, pendekatan edukatif menjadi strategi utama untuk membangun pemahaman masyarakat sejak dini.

"Kami sudah menginstruksikan dinas-dinas terkait agar benar-benar memperkuat program pencegahan. Upaya ini harus dimulai sejak usia dini melalui kegiatan edukasi yang berkesinambungan," kata Ahmad Luthfi usai menghadiri rapat paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian, Semarang, Rabu (8/7/2026).

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025–2029. Dalam regulasi tersebut, penyebaran budaya LGBTQ dikategorikan sebagai salah satu bentuk ancaman nonmiliter yang perlu diantisipasi melalui berbagai kebijakan pemerintah.

Pendampingan Psikologis

Baca juga: Program Durenisasi Aiptu Eko Suroso Ubah Lahan Tidur Menjadi Sumber Harapan Warga Desa Pekuncen

Selain mengoptimalkan peran dunia pendidikan, Pemprov Jawa Tengah juga memperkuat layanan pendampingan psikologis bagi masyarakat. Salah satu inovasi yang telah disiapkan adalah aplikasi LOGIS, sebuah layanan konsultasi psikologi secara daring yang dapat dimanfaatkan secara gratis.

Menurut Luthfi, layanan tersebut menjadi ruang konsultasi bagi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan psikologis maupun perilaku berisiko, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

"Pemprov memiliki inovasi berupa aplikasi LOGIS yang menyediakan layanan konsultasi psikologi gratis secara online. Saat ini layanan tersebut sudah berjalan di tiga kabupaten/kota dan dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk untuk konsultasi terkait perilaku menyimpang seperti LGBT," jelasnya.

Ia menegaskan, pendekatan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lebih mengedepankan aspek pencegahan melalui edukasi, pendampingan, dan konseling. Dengan langkah tersebut, diharapkan berbagai persoalan sosial dapat diidentifikasi lebih awal sehingga penanganannya menjadi lebih efektif.

Melalui sinergi antara dunia pendidikan, sektor kesehatan, keluarga, dan masyarakat, Pemprov Jawa Tengah berharap upaya pencegahan dapat berjalan optimal serta mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi muda. (*)

Baca juga: Kerja Sama Jateng-Malaka Diperluas, Gus Yasin Dorong Pertukaran Santri dan Guru Antar Pesantren

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: