ORBIT-NEWS.COM, YOGYAKARTA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Muhammadiyah. Dua sekolah di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah resmi terpilih dalam Program SMA Unggul Garuda Transformasi Tahun 2026 yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kedua sekolah tersebut adalah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan SMA Trensains Muhammadiyah Sragen. Keduanya masuk dalam daftar sekolah unggulan nasional yang akan mendapatkan pendampingan khusus untuk meningkatkan daya saing hingga level internasional.
Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan dua sekolah Muhammadiyah menembus program strategis pemerintah menjadi indikator kuat bahwa kualitas pendidikan Muhammadiyah semakin diperhitungkan di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, kita bersyukur di tahun 2026 bahwa ada dua SMA Muhammadiyah yang ditetapkan sebagai SMA Unggul Garuda Transformasi, yaitu SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan SMA Trensains Muhammadiyah Sragen,” kata Irwan.
Program SMA Unggul Garuda Transformasi dirancang untuk memperkuat sekolah menengah atas dan madrasah aliyah yang memiliki prestasi akademik, kualitas pembelajaran yang baik, serta potensi berkembang menjadi institusi pendidikan berstandar global. Melalui program ini, sekolah-sekolah terpilih akan memperoleh berbagai dukungan, mulai dari pembinaan peserta didik, peningkatan kompetensi guru, hingga penguatan tata kelola sekolah.
Baca juga: FTIK UIN Saizu Kirim 300 Mahasiswa ke Banjarnegara, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Sekolah
Irwan menilai, masuknya dua sekolah Muhammadiyah dalam program tersebut menjadi bukti nyata bahwa lembaga pendidikan Muhammadiyah mampu bersaing dengan sekolah unggulan lainnya di Indonesia.
“Terpilihnya kedua SMA Muhammadiyah tersebut menunjukkan bahwa sekolah Muhammadiyah memiliki kualitas unggulan,” tegasnya.
Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Meski demikian, Irwan mengingatkan bahwa pencapaian ini tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, pengakuan dari pemerintah harus dijadikan momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan.
“Ini juga sekaligus menjadi tantangan bagi kita sebagai pengelola pendidikan Muhammadiyah untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitasnya,” ujarnya.
Baca juga: Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Targetkan Siap Digunakan Juli 2026
Ia berharap keberhasilan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan SMA Trensains Muhammadiyah Sragen mampu menjadi pemicu semangat bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya untuk terus berinovasi. Penguatan budaya riset, peningkatan prestasi akademik, serta pengembangan ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkemajuan dinilai menjadi kunci menghadapi persaingan global.
Sebagai informasi, pemerintah menetapkan 30 sekolah dalam Program SMA Unggul Garuda Transformasi 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menciptakan pusat-pusat keunggulan pendidikan yang mampu melahirkan generasi berdaya saing tinggi dan siap menembus perguruan tinggi terbaik dunia. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.