ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk membagikan dividen senilai Rp329,3 miliar atau setara 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp658,7 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Jumat, (22/5/2026).
Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali menegaskan, kebijakan dividen menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mempertahankan kepercayaan investor sekaligus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang.
“Tahun 2025 merupakan periode yang penuh tantangan bagi industri semen. Namun melalui disiplin operasional, penguatan sinergi bersama SIG, serta transformasi komersial, Perseroan mampu menjaga profitabilitas dan memperkuat fundamental untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang,” kata Rizki.
Sementara itu, sepanjang 2025, industri semen domestik menghadapi tekanan cukup berat akibat kelebihan kapasitas produksi, kenaikan biaya energi dan komoditas, hingga kompetisi pasar yang semakin ketat. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kinerja industri, ditandai kontraksi volume sebesar 4,5 persen serta turunnya konsumsi semen nasional sekitar 1,5 persen.
Meski demikian, Solusi Bangun Indonesia tetap mampu mempertahankan profitabilitas dengan membukukan laba bersih Rp658,7 miliar. Capaian itu ditopang strategi transformasi yang dijalankan bersama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG sejak paruh kedua 2025. Perusahaan juga mencatat tren pemulihan kinerja yang mulai terlihat sejak kuartal IV 2025 dan berlanjut pada awal 2026.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini 29 Mei 2026 Naik, Cek Harga Antam, UBS, Galeri24 dan Perhiasan Emas per Gram
Kuartal I 2026 Menguat, Penjualan Tumbuh di Atas Pasar
Memasuki kuartal I 2026, Solusi Bangun Indonesia berhasil mencatat pertumbuhan volume penjualan sebesar 9 persen, melampaui pertumbuhan pasar yang berada di angka 5 persen. Pendapatan perusahaan mencapai Rp2,56 triliun, dengan lebih dari separuh atau sekitar 56 persen berasal dari produk dan solusi berkelanjutan.
Sementara itu, laba bersih meningkat signifikan hingga 111 persen menjadi Rp101,89 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didukung oleh efisiensi operasional, penguatan strategi pemasaran dan penjualan, serta partisipasi perusahaan dalam sejumlah proyek infrastruktur.
“Kinerja awal tahun ini menjadi pijakan bagi Perseroan untuk menjaga momentum pertumbuhan. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasi dan pengendalian biaya, meningkatkan pemanfaatan bahan bakar alternatif untuk mengatasi fluktuasi energi, serta melanjutkan transformasi untuk melayani pelanggan dengan lebih baik,” kata Rizki.
Bidik Pasar Amerika Serikat, Fasilitas Ekspor Tuban Siap Beroperasi
Tidak hanya fokus pada pasar domestik, Solusi Bangun Indonesia kini mulai memperluas arah bisnis melalui penguatan ekspor. Perusahaan telah menyelesaikan pengembangan dermaga dan fasilitas produksi ekspor di Tuban, Jawa Timur. Infrastruktur tersebut dipersiapkan untuk mendukung pengiriman perdana semen ke pasar Amerika Serikat.
Fasilitas baru itu diproyeksikan memiliki kapasitas produksi antara 500 ribu hingga 1 juta ton semen per tahun. Ekspansi tersebut diharapkan dapat meningkatkan tingkat utilisasi produksi sekaligus memperkuat posisi Solusi Bangun Indonesia di pasar internasional.
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga menetapkan sejumlah agenda penting lainnya, di antaranya pengangkatan kembali Yasuhide Abe sebagai Direktur hingga 2031.
Rapat juga menyetujui Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, penggunaan laba bersih perseroan, penunjukan Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan sebagai auditor laporan keuangan tahun buku 2026, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, hingga perubahan Anggaran Dasar Perseroan. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.