ORBIT-NEWS.COM, PEKALONGAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Kali ini, sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) digelar di SMAN dan SMKN Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan edukasi tersebut menyasar ratusan siswa sebagai langkah preventif untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkotika sekaligus maraknya praktik judi online yang kini mulai menyasar usia remaja. Para siswa mendapatkan pemahaman lengkap mengenai jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan zat terlarang terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman sosial yang dapat merusak masa depan pelajar.
Tak hanya membahas narkotika, polisi juga menyoroti bahaya judi online yang dinilai semakin mudah diakses kalangan remaja melalui perangkat digital dan media sosial. PS Kasubagmin Ops Bag Bin Opsnal Ditresnarkoba Polda Jateng AKP M. Juk Harliniati menegaskan, kegiatan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam memperkuat ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif lingkungan maupun kejahatan digital.
“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dari bahaya narkoba maupun judi online. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi agar para siswa memiliki pemahaman dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” katanya di hadapan peserta sosialisasi.
Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting agar para pelajar mampu mengenali modus peredaran narkoba yang kini semakin beragam dan menyasar lingkungan sekolah.
Hati-Hati Pilih Pergaulan
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Pekalongan Iptu Yonanta mengingatkan siswa agar lebih berhati-hati dalam memilih lingkungan pergaulan dan tidak mudah terbawa pengaruh negatif. Ia menilai penyalahgunaan narkoba pada usia pelajar tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan pendidikan dan kehidupan sosial seseorang.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dengan ikut menyampaikan bahaya narkoba kepada teman sebaya,” kata Yonanta.
Para siswa terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber. Berbagai pertanyaan diajukan mulai dari dampak penggunaan narkoba, pola peredaran di kalangan remaja, hingga langkah yang harus dilakukan jika menemukan dugaan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Baca juga: Ahmad Luthfi Ajak Semua Elemen Bergerak Cegah Kekerasan di Pesantren
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.