ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Kacang tanah selama ini kerap dianggap sebagai “musuh” bagi orang yang sedang menjalani program diet. Banyak yang menghindarinya karena dinilai tinggi kalori, berpotensi memicu jerawat, hingga dikhawatirkan membuat berat badan naik.
Namun anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Justru, kacang tanah memiliki kandungan nutrisi yang dapat mendukung program penurunan berat badan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat.
Meski disebut kacang, kacang tanah sebenarnya masuk dalam kelompok polong-polongan. Berbeda dengan almond, kenari, atau kacang mete yang berasal dari pohon, kacang tanah memiliki karakteristik tersendiri tetapi tetap kaya nutrisi.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kacang tanah mengandung protein, serat, serta lemak baik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus membantu keberhasilan diet. Kombinasi protein tinggi, serat, dan kandungan lemak sehat membuat kacang tanah memiliki sejumlah manfaat bagi pelaku diet, antara lain:
Baca juga: Bolehkah Penderita Hipertensi Minum Kopi? Ini Batas Aman dan Tips Konsumsinya
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, kacang tanah sebaiknya diolah dengan cara direbus. Metode ini dinilai lebih sehat karena menghasilkan kandungan lemak dan kalori yang lebih rendah dibandingkan kacang goreng atau panggang dengan tambahan minyak.
Cara membuat kacang rebus juga cukup sederhana. Kacang tanah dicuci hingga bersih, lalu direbus sekitar 45 menit sampai matang. Jika ingin rasa lebih gurih, bisa ditambahkan sedikit garam ke dalam air rebusan.
Baca juga: Kacang Kapri, Superfood Kaya Serat yang Bantu Cegah Diabetes dan Jaga Kesehatan Jantung
Setelah matang, kacang dapat langsung dikonsumsi sebagai camilan sehat pendamping program diet. Namun perlu diperhatikan, kacang rebus hanya bertahan sekitar dua hari. Penyimpanan di dalam kulkas disarankan agar kualitas dan kesegarannya tetap terjaga.
Meski dikenal sehat, tidak semua orang cocok mengonsumsi kacang tanah. Sebagian orang memiliki alergi kacang yang dapat memicu reaksi tertentu setelah dikonsumsi. Karena itu, orang dengan riwayat alergi kacang atau memiliki anggota keluarga dengan kondisi serupa disarankan lebih berhati-hati.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.