Banner Utama

Perkuat Musim Tanam dengan Bantuan Alsintan, Dinpertan Banyumas Optimistis Kejar Target Luas Tanam 76.900 Hektare

Berita Advertorial
Caption Foto : Kepala Dinpertan Kabupaten Banyumas, Arif Sukmo Buwono ST, MM. (Foto : Hermiana E. Effendi).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Upaya percepatan tanam di Kabupaten Banyumas terus diperkuat. Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Banyumas optimistis target luas tanam padi sebesar 76.900 hektare hingga September 2026 dapat tercapai, seiring datangnya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta penguatan pendampingan di lapangan.

Saat ini realisasi luas tanam di Banyumas telah mencapai 49.364,73 hektare, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 27.535,27 hektare dari target yang ditetapkan. Meski demikian, Dinpertan Banyumas meyakini capaian tersebut tetap realistis untuk diraih melalui percepatan tanam dan optimalisasi sarana pendukung pertanian.

Kepala Dinpertan Kabupaten Banyumas, Arif Sukmo Buwono ST, MM mengatakan, tambahan bantuan alsintan menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong peningkatan produktivitas dan mempercepat proses tanam di berbagai wilayah sentra padi.

“Hari ini, baru datang bantuan mesin pertanian berupa dua unit transplanter untuk penanaman bibit padi. Sebelumnya juga sudah diterima empat unit rotavator yang digunakan untuk pengolahan tanah,” jelasnya, Senin (18/5/2026).

Menurut Arif, keberadaan alsintan tersebut diharapkan mampu mengurangi hambatan teknis yang selama ini dihadapi petani, terutama pada proses pengolahan lahan dan penanaman yang membutuhkan waktu cukup panjang.

Baca juga: Ritual Sakral Api Dharma Waisak 2026 Digelar di Candi Mendut, Simbol Cahaya Kebijaksanaan Umat Buddha

Ia menegaskan, pencapaian target luas tanam hingga September mendatang sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, khususnya peran aktif Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dalam mendampingi petani.

“Kita optimis target luas tanam bisa tercapai sampai September nanti, dengan catatan seluruh PPL turun mengawal percepatan tanam karena bantuan alsintan juga sudah kita terima,” tegasnya.

Caption : Caption Foto : Petani di wilayah Kecamatan Jatilawang sudah mulai tanam padi. (Foto : Dok. Dinpertan Banyumas).

Realisasi Luas Tanam Terus Bergerak

Berdasarkan data Dinpertan Banyumas, realisasi luas tanam padi sejak Oktober 2025 hingga April 2026 mencapai 45.801,73 hektare. Sementara selama Mei 2026 hingga pekan kedua, tambahan luas tanam tercatat 3.563 hektare. Dengan capaian tersebut, total luas tanam sementara mencapai 49.364,73 hektare.

Baca juga: Polresta Banyumas Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Ganja, Pengedar Asal Wangon Dibekuk

Arif menjelaskan, khusus untuk Musim Tanam (MT) II, masih terdapat kekurangan sekitar 10.360,8 hektare. Namun pihaknya menilai target itu tetap memungkinkan dicapai karena sejumlah wilayah sentra produksi saat ini masih berada pada tahap pengolahan lahan.

“Luas tanam memang masih kurang 27.535,27 hektare dari rencana. Khusus MT II juga masih ada kekurangan, tetapi kami optimistis bisa dikejar,” katanya.

Beberapa kecamatan yang memiliki hamparan sawah luas dan saat ini tengah bersiap memasuki masa tanam antara lain Kemranjen, Sumpiuh, Jatilawang, Kalibagor, dan Patikraja. Wilayah-wilayah tersebut diperkirakan akan menyelesaikan proses tanam pada akhir Mei 2026. 

Meski optimisme terus dibangun, Dinpertan Banyumas mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah antrean pengolahan tanah akibat keterbatasan jumlah traktor yang tersedia. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian petani harus menunggu giliran pengolahan lahan sehingga jadwal tanam bergeser dari target awal.

Kehadiran bantuan rotavator dan transplanter pun dinilai menjadi solusi penting untuk mempercepat ritme kerja petani serta meningkatkan efisiensi selama musim tanam berlangsung. Tidak hanya fokus pada perluasan tanam, Banyumas juga menunjukkan performa positif dari sisi produksi pangan.

Baca juga: Ahmad Luthfi Ajak Semua Elemen Bergerak Cegah Kekerasan di Pesantren

Caption : Caption Foto : Penggunaan alsintan mempercepat proses panen petani di Banyumas. (Foto : Hermiana E. Effendi).

Produksi Padi Banyumas Surplus, Dukung Ketahanan Pangan Daerah

Sementara itu, sesuai hasil review Kementerian ATR/BPN Tahun 2025, luas lahan baku sawah di Kabupaten Banyumas mencapai 30.421 hektare. Dari luasan tersebut, target produksi padi Banyumas Tahun 2026 yang telah disepakati bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencapai 387.903 ton. Target luas panen ditetapkan sebesar 56.013 hektare dengan produktivitas rata-rata 5,49 ton per hektare.

Sepanjang Maret hingga April 2026 saja, luas panen di Banyumas tercatat mencapai 13.942,34 hektare. Capaian tersebut turut mendorong posisi Banyumas sebagai daerah dengan surplus produksi beras yang cukup tinggi.

“Kondisi Banyumas saat ini surplus cukup banyak. Kebutuhan beras kita sekitar 126 ribu ton, sementara produksi sudah mencapai 213,88 ribu ton, sehingga surplus mencapai sekitar 87,88 ribu ton,” terang Arif. 

Baca juga: Rumah di Kemranjen Banyumas Ludes Dibakar, Pelaku Diduga Anak Kandung yang Alami Gangguan Jiwa

Menghadapi potensi perubahan cuaca yang dapat memengaruhi Musim Tanam II, Dinpertan Banyumas juga telah menyiapkan langkah antisipatif. Sejumlah program penguatan infrastruktur pertanian mulai dipersiapkan, mulai dari pembangunan saluran air hingga pengembangan sistem irigasi perpompaan dan perpipaan.

Menurut Arif, proses administrasi dan pemberkasan untuk program tersebut akan segera dilakukan agar pelaksanaan di lapangan dapat dipercepat.

“Besok kita mulai pemberkasan untuk irigasi perpompaan dan perpipaan. Jika langsung dikerjakan, sekitar dua bulan sudah selesai sehingga antisipasi terhadap faktor cuaca bisa dilakukan lebih awal,” pungkasnya.

Dengan dukungan alsintan, pendampingan intensif PPL, serta penguatan infrastruktur irigasi, Banyumas tidak hanya memburu target luas tanam, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah. 

Baca juga: Polresta Banyumas Persempit Ruang Balap Liar, Pelanggar Ditindak Tegas

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: