ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Banyak orang mengira semua makanan baik dikonsumsi sebelum olahraga demi menambah energi. Padahal, ada sejumlah makanan yang justru bisa mengganggu performa tubuh saat beraktivitas fisik. Mulai dari membuat perut terasa penuh, kembung, hingga memicu rasa lelah lebih cepat.
Pemilihan makanan sebelum olahraga sangat penting karena tubuh membutuhkan asupan yang mudah dicerna dan mampu memberikan energi secara optimal. Jika salah memilih makanan, proses olahraga bisa terasa lebih berat dan tidak nyaman.
Beberapa jenis makanan diketahui membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga berisiko menimbulkan gangguan pencernaan saat olahraga berlangsung. Berikut daftar makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum olahraga.
1. Kacang-kacangan Bisa Memicu Perut Kembung
Kacang-kacangan memang dikenal kaya serat dan baik untuk kesehatan. Namun, kandungan serat yang tinggi membuat makanan ini lebih lama diproses dalam sistem pencernaan. Akibatnya, produksi gas di dalam usus meningkat dan perut menjadi terasa kembung saat berolahraga. Kondisi ini tentu bisa mengganggu kenyamanan selama latihan.
Baca juga: Bolehkah Penderita Hipertensi Minum Kopi? Ini Batas Aman dan Tips Konsumsinya
2. Daging Merah Sulit Dicerna Sebelum Olahraga
Daging merah seperti daging sapi atau kambing termasuk makanan yang tidak dianjurkan dikonsumsi sebelum olahraga. Kandungan lemaknya yang tinggi membutuhkan waktu lebih lama untuk diubah menjadi energi.
Bukannya membuat tubuh lebih kuat, konsumsi daging merah sebelum olahraga justru bisa membuat tubuh terasa berat dan mudah lelah. Selain itu, perut juga berisiko terasa penuh dan tidak nyaman.
3. Makanan Olahan Tinggi Lemak dan Gula
Berbagai makanan olahan atau ultra processed food seperti kue, biskuit, kukis, hingga minuman bersoda sebaiknya dihindari sebelum olahraga.
Baca juga: Kacang Kapri, Superfood Kaya Serat yang Bantu Cegah Diabetes dan Jaga Kesehatan Jantung
Makanan jenis ini umumnya tinggi gula tambahan, lemak jenuh, dan garam yang sulit dicerna tubuh dengan cepat. Dampaknya, perut bisa terasa begah, penuh gas, bahkan membuat tubuh terasa kurang bertenaga saat berolahraga.
4. Fast Food Bisa Mengganggu Performa Tubuh
Makanan cepat saji seperti burger dan kentang goreng memang praktis dan mengenyangkan. Namun, kandungan lemak tinggi serta karbohidrat olahan di dalamnya membuat makanan ini kurang ideal dikonsumsi sebelum aktivitas fisik.
Fast food membutuhkan waktu cerna lebih lama sehingga berisiko menyebabkan kram perut ketika olahraga berlangsung. Kondisi ini tentu dapat mengurangi efektivitas latihan.
5. Susu dan Produk Olahannya Berisiko Ganggu Pencernaan
Baca juga: Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Susu dan produk turunannya memang kaya kalsium serta vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Akan tetapi, kandungan laktosa di dalamnya bisa sulit dicerna sebagian orang.
Selain itu, beberapa produk olahan susu juga memiliki kadar lemak cukup tinggi yang dapat memicu gangguan pencernaan seperti diare atau rasa tidak nyaman di perut saat olahraga.
Jika tetap ingin mengonsumsi produk susu sebelum olahraga, pilihlah produk rendah lemak dan rendah laktosa seperti yogurt.
6. Makanan Pedas Bisa Memicu Kram dan Diare
Makanan pedas seperti seblak atau makanan dengan sambal berlebih juga termasuk makanan yang sebaiknya dihindari sebelum olahraga.
Baca juga: Manfaat Nanas untuk Kolesterol Tinggi: Bantu Turunkan Lemak Darah hingga Jaga Kesehatan Jantung
Rasa pedas dapat memicu sensasi panas di lambung, kram perut, hingga mempercepat kerja sistem pencernaan. Akibatnya, risiko diare saat atau setelah olahraga menjadi lebih tinggi.
Selain makanan, beberapa minuman juga kurang baik dikonsumsi sebelum olahraga, terutama minuman berkafein tinggi dan alkohol. Kopi, minuman energi, maupun alkohol dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah secara berlebihan. Pada sebagian orang, kondisi ini juga bisa menyebabkan tubuh gemetar dan membuat olahraga terasa tidak nyaman.
Agar olahraga lebih optimal, pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein dalam jumlah seimbang. Beberapa pilihan yang direkomendasikan antara lain:
Karbohidrat kompleks dapat menjadi sumber energi utama saat olahraga, sementara protein membantu menjaga kekuatan otot selama aktivitas fisik berlangsung.
Selain memperhatikan jenis makanan, waktu makan sebelum olahraga juga perlu diperhatikan. Makan berat sebaiknya dilakukan sekitar 3–4 jam sebelum olahraga agar makanan tercerna dengan baik. Sementara itu, jika ingin ngemil sebelum olahraga, pilih porsi kecil dan konsumsi sekitar 1–2 jam sebelumnya agar tubuh tetap nyaman saat bergerak aktif.
Baca juga: Kasus Diabetes Tipe 2 pada Remaja Meningkat, Wamenkes Soroti Gaya Hidup Anak Zaman Now
Menghindari makanan yang tidak cocok sebelum olahraga bisa membantu tubuh tetap bertenaga, mencegah gangguan pencernaan, dan membuat aktivitas fisik berjalan lebih maksimal.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.