Banner Utama

ABK KM ULI Jaya 02 Meninggal Saat Melaut di Perairan Nusakambangan, Tim SAR Cilacap Lakukan Evakuasi

Banyumas Raya
By Vivin  —  On May 09, 2026
Caption Foto : Tim SAR melakukan evakuasi terhadap ABK KM ULI Jaya 02 yang meninggal saat melaut. (Foto : Dok. Tim SAR).

ORBIT-NEWS.COM, CILACAP – Seorang anak buah kapal (ABK) KM ULI Jaya 02 dilaporkan meninggal dunia saat sedang melaut di Perairan Cimiring, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jumat (8/5/2026). Korban diduga mengalami serangan jantung ketika melakukan aktivitas penangkapan ikan di tengah laut.

Korban diketahui bernama Slamet Andriyanto (27), warga Desa Rangimulya, Kecamatan Warurejo, Kabupaten Tegal. Jenazah korban berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah kapal yang ditumpanginya merapat di Dermaga 3 Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Abdullah, mengatakan laporan kejadian diterima pihaknya sekitar pukul 06.04 WIB dari Rebo Sanjaya selaku TPKL.

“Setelah menerima informasi adanya ABK yang meninggal dunia di atas kapal, kami langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju Dermaga 3 PPSC Cilacap untuk melakukan proses evakuasi,” ujar Abdullah.

Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap diberangkatkan lima menit setelah laporan diterima, tepatnya pukul 06.09 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi pada pukul 06.11 WIB dan langsung bersiaga menunggu kedatangan kapal KM ULI Jaya 02.

Baca juga: Polresta Banyumas Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Ganja, Pengedar Asal Wangon Dibekuk

Namun, proses evakuasi sempat terkendala karena kapal mengalami gangguan mesin saat perjalanan menuju daratan. Akibatnya, kapal baru tiba di Dermaga 3 PPSC Cilacap sekitar pukul 09.15 WIB. Setelah kapal bersandar, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Pada pukul 09.30 WIB, Slamet berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RSUD Cilacap untuk penanganan lebih lanjut.

Abdullah menjelaskan, operasi SAR berjalan lancar berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Cuaca saat proses evakuasi relatif mendukung sehingga penanganan korban dapat berjalan aman dan lancar. Setelah korban berhasil dievakuasi, operasi SAR kami usulkan ditutup dan seluruh personel kembali ke kesatuannya masing-masing,” katanya.

Dengan selesainya proses evakuasi tersebut, Operasi SAR resmi diusulkan ditutup pada pukul 09.40 WIB. Tim SAR Gabungan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.

Baca juga: Rumah di Kemranjen Banyumas Ludes Dibakar, Pelaku Diduga Anak Kandung yang Alami Gangguan Jiwa

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: