ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Banyak orang berharap berat badan bisa cepat turun setelah rutin berolahraga. Namun kenyataannya, tidak sedikit yang justru merasa frustrasi karena angka di timbangan tetap stagnan meski sudah rajin berkeringat setiap hari.
Padahal, olahraga memang menjadi salah satu cara efektif untuk membantu membakar kalori dan menjaga tubuh tetap sehat. Sayangnya, ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari justru membuat program penurunan berat badan menjadi kurang maksimal.
Jika kamu merasa sudah rutin berolahraga tetapi berat badan belum juga turun, bisa jadi ada kesalahan yang selama ini dilakukan. Berikut beberapa penyebab yang paling sering terjadi.
1. Terlalu Fokus pada Latihan Kardio
Latihan kardio seperti lari, jogging, bersepeda, atau treadmill memang efektif membakar kalori dan meningkatkan kesehatan jantung. Namun, melakukan kardio secara berlebihan ternyata tidak selalu baik untuk program diet.
Baca juga: Bolehkah Penderita Hipertensi Minum Kopi? Ini Batas Aman dan Tips Konsumsinya
Saat tubuh dipaksa melakukan kardio terus-menerus tanpa keseimbangan latihan lain, massa otot bisa berkurang. Kondisi ini membuat tubuh cenderung menyimpan lemak sebagai cadangan energi sehingga proses penurunan berat badan menjadi lebih lambat.
Agar hasil lebih optimal, kombinasikan latihan kardio dengan latihan kekuatan atau strength training untuk membantu menjaga massa otot dan meningkatkan pembakaran kalori.
2. Durasi Olahraga Terlalu Lama
Banyak orang berpikir semakin lama berolahraga maka semakin cepat berat badan turun. Faktanya, olahraga berlebihan justru bisa memicu peningkatan hormon kortisol atau hormon stres.
Dalam jumlah normal, hormon kortisol membantu tubuh menghasilkan energi saat beraktivitas. Namun jika kadarnya terlalu tinggi akibat olahraga berlebihan, tubuh bisa mengalami penumpukan lemak, terutama di area perut.
Baca juga: Kacang Kapri, Superfood Kaya Serat yang Bantu Cegah Diabetes dan Jaga Kesehatan Jantung
Karena itu, penting untuk menjaga durasi olahraga tetap seimbang. Tidak perlu memaksakan diri berjam-jam setiap hari demi mendapatkan tubuh ideal.
3. Kurang Istirahat Setelah Berolahraga
Istirahat memiliki peran penting dalam proses pembakaran lemak dan pemulihan otot. Tubuh membutuhkan waktu untuk memperbaiki jaringan otot sekaligus mengoptimalkan metabolisme setelah berolahraga.
Kurang tidur atau terlalu sering memforsir tubuh tanpa jeda justru bisa membuat proses penurunan berat badan menjadi tidak efektif. Selain itu, tubuh juga akan lebih mudah lelah dan kehilangan motivasi untuk rutin berolahraga.
Pastikan kamu mendapatkan waktu tidur yang cukup agar tubuh tetap bugar dan pembakaran lemak berjalan maksimal.
Baca juga: Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
4. Waktu Olahraga Masih Kurang
Di sisi lain, olahraga yang terlalu singkat atau tidak konsisten juga bisa menjadi alasan berat badan sulit turun. Aktivitas fisik yang minim tentu tidak cukup untuk membantu tubuh membakar kalori secara optimal.
Idealnya, olahraga dilakukan sekitar 30 menit per hari dan minimal tiga kali dalam seminggu. Konsistensi jauh lebih penting dibanding olahraga berat tetapi hanya sesekali dilakukan.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.