Banner Utama

Pemprov Jateng Permudah Urus e-KTP, Cetak dan Rekam Bisa Selesai Hitungan Menit di Rumah Rakyat

Daerah
By Vivin  —  On May 08, 2026
Caption Foto : Perekaman dan cetak e-KTP di Co-Working Space Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah. (Foto : Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat pelayanan publik berbasis kemudahan dan kecepatan. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui layanan rekam dan cetak KTP elektronik gratis yang digelar di Co-Working Space Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Program pelayanan administrasi kependudukan tersebut disambut antusias masyarakat. Warga memanfaatkan layanan untuk membuat e-KTP pemula, mengganti KTP rusak maupun hilang, hingga memperbarui foto KTP tanpa harus menunggu lama seperti pelayanan konvensional.

Kabid Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah, Nur Kholis, menjelaskan bahwa pelayanan dibuat sederhana agar masyarakat bisa mengurus dokumen kependudukan dengan mudah dan cepat.

“Kalau KTP rusak cukup membawa KTP lama, sedangkan yang hilang wajib membawa surat kehilangan. Untuk pergantian foto harus datang sendiri dan tidak bisa diwakilkan,” jelasnya.

Baca juga: Ritual Sakral Api Dharma Waisak 2026 Digelar di Candi Mendut, Simbol Cahaya Kebijaksanaan Umat Buddha

Tak hanya melayani warga Jawa Tengah, program tersebut juga terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan, sejumlah warga dari luar daerah turut memanfaatkan layanan administrasi kependudukan tersebut.

“Tadi ada mahasiswa dari Indonesia Timur yang ikut mengurus KTP di sini dan tetap kami layani. Jadi layanan ini terbuka untuk seluruh warga Indonesia,” katanya.

Selain pelayanan e-KTP, masyarakat juga dapat mengakses pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Dalam pelaksanaannya, Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal.

Pelayanan Cepat dan Gratis Jadi Daya Tarik Warga

Kecepatan pelayanan menjadi alasan utama masyarakat merasa terbantu. Salah satunya diungkapkan warga Kota Semarang, Ariyani, yang datang untuk mengganti foto KTP karena kini mengenakan hijab.

Baca juga: Ahmad Luthfi Ajak Semua Elemen Bergerak Cegah Kekerasan di Pesantren

“Tadi saya dapat antrean nomor 56, sekitar 15 menit sudah dipanggil. Setelah itu langsung selesai dan KTP bisa dibawa pulang,” ujarnya.

Menurut Ariyani, layanan jemput bola seperti ini sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor Dukcapil.

Dia berharap pelayanan administrasi kependudukan serupa nantinya bisa diperluas hingga tingkat kecamatan maupun kelurahan agar akses warga semakin mudah.

“Harapannya pelayanan seperti ini bisa hadir juga di kecamatan atau kelurahan, jadi warga tidak perlu datang jauh ke pusat kota,” katanya.

Sementara itu, warga Semarang lainnya, Sigit Ardianto, mengaku terbantu karena petugas pelayanan dinilai sigap dan ramah saat membantu penggantian KTP miliknya yang nomor induk kependudukannya sudah tidak terbaca.

Baca juga: Jateng Fokus Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah pada 2027, Daerah Siap Bergerak Bersama

“Saya sempat tinggal sebentar karena ada urusan lain. Pas kembali ternyata KTP sudah selesai. Petugasnya sangat membantu,” ujarnya.

Melihat tingginya antusias masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana menjadikan layanan rekam dan cetak e-KTP gratis tersebut sebagai agenda rutin bulanan di Rumah Rakyat.

“Insyaallah nanti akan rutin digelar setiap bulan, kemungkinan pada minggu pertama,” jelas Nur Kholis.

Pemprov Jateng juga akan memperkuat sosialisasi hingga tingkat bawah agar semakin banyak masyarakat mengetahui keberadaan layanan tersebut.

Berdasarkan data Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah hingga 31 Maret 2026, capaian perekaman e-KTP di Jawa Tengah telah mencapai 28.993.175 penduduk atau sebesar 99,30 persen. Untuk mengejar target perekaman secara menyeluruh, pemerintah terus melakukan strategi jemput bola ke sekolah-sekolah, rumah penyandang disabilitas, hingga layanan khusus bagi warga lanjut usia.

Baca juga: Padepokan Padang Ati Tersandung Kasus Hukum, Kemenag Pastikan Pendidikan Ratusan Anak Tetap Berjalan

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: