ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi memasuki hari kedelapan dengan tren keberangkatan jemaah Indonesia yang terus meningkat. Pemerintah memastikan seluruh proses berjalan lancar, sekaligus memperkuat layanan kesehatan bagi jemaah di Tanah Suci.
Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff mengatakan, kesehatan jemaah menjadi perhatian utama dalam seluruh rangkaian penyelenggaraan haji tahun ini.
“Pemerintah memastikan bahwa kesehatan jemaah menjadi prioritas utama. Layanan disiapkan secara berlapis, mulai dari keberangkatan di tanah air hingga pelayanan di Tanah Suci,” ucapnya.
Ia menambahkan, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi.
“Kami ingin memastikan setiap jemaah, terutama lansia, mendapatkan pendampingan optimal sejak awal keberangkatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai,” tambahnya.
Baca juga: Jelang Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Gencarkan Gerakan Halal Lifestyle untuk UMKM dan Masyarakat
Sementara itu, data terbaru menunjukkan sebanyak 104 kelompok terbang (kloter) dengan total 40.796 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 93 kloter atau 36.483 jemaah sudah tiba di Madinah dengan proses kedatangan yang berlangsung tertib dan terpantau.
Di sektor layanan kesehatan, tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan di Madinah. Sebanyak 30 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sedangkan 54 lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
Dua Jemaah Wafat
Kabar duka juga menyertai pelaksanaan haji tahun ini. Pada Senin (27/4/2026), seorang jemaah asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamariyah Dul Tayib (85), meninggal dunia. Dengan demikian, total jemaah wafat hingga saat ini mencapai dua orang.
Pemerintah telah menyiapkan dukungan layanan kesehatan secara menyeluruh, meliputi 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah, serta fasilitas KKHI di kedua kota tersebut. Setiap kloter juga didampingi tenaga kesehatan yang terdiri dari satu dokter dan satu petugas medis.
Baca juga: Melalui Aplikasi Reviu MBG, Penerima Manfaat Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Secara Langsung
Maria turut mengimbau seluruh jemaah untuk aktif menjaga kondisi kesehatannya selama berada di Tanah Suci.
“Kami mengajak jemaah untuk disiplin menjaga kesehatan, cukup istirahat, menjaga pola makan, dan segera melapor jika mengalami keluhan,” tuturnya.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.